Produk perikanan dan aneka pangan olahan dari 38 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan juga turut meramaikan kegiatan tersebut.
Kehadiran produk UMKM menjadi daya tarik tersendiri karena masyarakat dapat membeli produk lokal berkualitas dengan harga terjangkau.
Seluruh komoditas dijual lebih murah dibandingkan harga pasar. Hal itu dapat terealisasi berkat kolaborasi antara produsen, distributor, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), pelaku usaha ritel, hingga dukungan subsidi distribusi dari pemerintah.
BACA JUGA:Jelang Iduladha 2026, Pemprov Jabar Pastikan Stok Hewan Kurban Aman dan Sehat
Melalui skema tersebut, masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok secara langsung dari produsen maupun distributor tanpa melalui rantai distribusi panjang. Dampaknya, harga jual menjadi lebih murah dan lebih mudah dijangkau masyarakat.
Nining berharap kegiatan Pasar Murah 2026 mampu menjadi solusi nyata dalam menjaga kestabilan harga pangan menjelang Iduladha.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat membantu pengendalian inflasi daerah di Jabar.
“Kami berharap kegiatan Pasar Murah 2026 dapat menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, memperkuat keterjangkauan pangan bagi masyarakat, serta mendukung pengendalian inflasi daerah menjelang Iduladha,” katanya.
Pelaksanaan Pasar Murah Iduladha 2026 juga berkolaborasi dengan program Gerakan Pangan Murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jabar.
BACA JUGA:DKPPP Kota Cirebon Percepat Vaksinasi Ternak Jelang Iduladha 2026 untuk Cegah PMK dan LSD
Program ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari Bank Indonesia, Perum Bulog, ID Food, perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jabar, pemerintah kabupaten dan kota, hingga Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO).
Dengan tingginya antusiasme masyarakat, Pasar Murah 2026 diharapkan dapat terus digelar secara berkelanjutan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih stabil dan terjangkau, terutama menjelang hari besar keagamaan. (*)