Soroti Integritas Program MBG, Prabowo: Tidak Ada Toleransi bagi Penyimpangan

Rabu 03-06-2026,20:52 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Moh Junaedi

Presiden menegaskan bahwa kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pemerintah.

Karena itu, seluruh pejabat dan pelaksana program diminta bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai kejujuran.

Selain menyoroti pentingnya integritas, Prabowo juga menekankan bahwa kualitas kepemimpinan memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan sebuah organisasi maupun program nasional.

"Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompeten, atau tidak jujur," katanya.

Menurut Prabowo, kepemimpinan yang kuat dan berintegritas akan menciptakan sistem kerja yang sehat, transparan, dan mampu menghasilkan kinerja yang optimal.

BACA JUGA:Tak Hanya Kantor BGN, Rumah Tiga Tersangka Korupsi Program MBG Juga Digeledah Kejagung

Sebaliknya, kepemimpinan yang buruk berisiko menimbulkan berbagai persoalan yang dapat menghambat pencapaian tujuan program.

Dalam acara tersebut, Presiden juga memberikan perhatian khusus kepada Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), yang menjadi salah satu ujung tombak pelaksanaan Program MBG di berbagai daerah.

Ia menjelaskan, para lulusan SPPI telah melalui proses pendidikan dan pembinaan untuk menjadi pemimpin di lapangan, termasuk dalam mengelola dapur-dapur MBG yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

"Kita telah mendidik saudara, merekrut saudara, menggembleng saudara, menanam nilai-nilai cinta tanah air, nilai-nilai pengabdian kepada negara dan bangsa, dan diberi tugas untuk memimpin dan me-manage dapur-dapur tersebut," ujar Prabowo.

BACA JUGA:Penggeledahan BGN Jadi Sorotan, Istana: Beri Kesempatan Kejagung Bekerja Profesional

Lebih lanjut, Presiden meminta seluruh pengelola dapur dan personel SPPI meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan program.

Ia mengingatkan agar tidak ada tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap Program MBG.

Prabowo bahkan menegaskan bahwa pihak yang tidak mampu bekerja dengan baik atau tidak memiliki komitmen terhadap kepentingan rakyat sebaiknya mengundurkan diri dari program tersebut.

"Ini pekerjaan yang mulia. Dan ini harus berhasil. Kalian bagian penting. Kalau tidak bekerja dengan baik dan tidak setia, silakan minggir. Kepentingan rakyat di atas semua kepentingan," tegasnya.

Pernyataan Presiden tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah akan terus mengawal Program MBG agar berjalan transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia. (*)

Kategori :