Bromo KOM Edisi ke-12 Kembali Digelar, Naik Haji-nya Cyclist

Minggu 07-06-2026,08:51 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Yuda Sanjaya

BACA JUGA:Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P9 di Kualifikasi, Siap Berburu Poin

“Terima kasih menjadikan Bromo KOM sebagai event sepeda dengan jumlah peserta terbanyak,” katanya.

Konsep Bromo KOM tahun ini tetap mempertahankan format yang telah menjadi ciri khas sejak pertama kali digelar. Peserta akan bersepeda bersama menuju pit stop di Taman Ria Suropati, Pasuruan. Setelah beristirahat sejenak, perjalanan dilanjutkan menuju lokasi Start KOM Challenge di kawasan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Dari titik itulah tantangan sesungguhnya dimulai. Peserta akan berlomba menaklukkan segmen KOM Challenge sepanjang 24,6 kilometer menuju Wonokitri.

Tanjakan legendaris tersebut memiliki elevasi total 1.634 meter dengan gradien maksimum mencapai 20 persen, menjadikannya salah satu rute tanjakan paling ikonik sekaligus menantang di Indonesia.

BACA JUGA:Purbaya Yudhi Sadewa Buka Suara soal Rumor Pengunduran Diri: Saya Tetap Bekerja

Semangat kompetitif tetap menjadi bagian penting dari Bromo KOM melalui KOM Challenge, yakni perlombaan menaklukkan tanjakan menuju Wonokitri dalam waktu tercepat.

Bromo KOM 2026 mempertandingkan kategori elite dan kelompok umur untuk peserta pria maupun wanita.

Menariknya, Bromo KOM 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Ke-80 Bhayangkara. Selain itu, terdapat kategori khusus TNI/Polri yang tahun ini dibagi menjadi dua kelompok usia, yakni Men 39 and Under serta Men 40 and Up.

“Event ini cukup bergengsi dan konsisten digelar. Karena itu kami berharap Bromo KOM dapat ikut memeriahkan rangkaian HUT Bhayangkara tahun ini,” ujar Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., yang juga dikenal sebagai seorang cyclist aktif.

BACA JUGA:Teken Kesepakatan Baru TPPAS Legok Nangka, KDM Siapkan Solusi Sampah Modern untuk Jabar

Persaingan di kategori Men Elite dipastikan berlangsung sengit. Juara bertahan Abdul Soleh akan mendapatkan tantangan dari sejumlah atlet nasional yang tengah berada dalam performa terbaiknya.

Di antaranya adalah Dimas Nur Fadhil, juara umum Tour de Algerie Cycliste 2026, Muhammad Raihan Maulidan yang meraih medali emas SEA Games 2025, serta Agung Ali Sahbana, peraih medali emas SEA Games 2007 dan 2013.

Dominasi para pembalap road tersebut juga akan diuji oleh sejumlah nama yang dikenal sebagai spesialis ultra cycling. Mereka antara lain Yusuf Kibar, juara Bentang Jawa 2024, Zidan Attala Nouval Hidayat, hingga Arfiana Khairunnisa.

Konsistensi penyelenggaraan sejak 2014 menjadi salah satu alasan mengapa Bromo KOM terus mendapat tempat di hati para cyclist. Meski sempat tidak digelar saat pandemi Covid-19, event ini kembali hadir dan terus diselenggarakan setiap tahun hingga memasuki edisi ke-12 pada 2026.

Kategori :