KUNINGAN – Berdirinya sejumlah los di bahu Jalan Kepuh dalam waktu yang cukup lama membuat jalan semrawut dan menimbulkan kemacetan panjang. Pantauan Radar, Senin (30/6), tanjakan Jalan Kepuh membuat tidak nyaman para pengendara yang melintas. Tak terkecuali para pejalan kaki yang hendak berbelanja. Karena jalan tersebut mengalami penyempitan akibat banyak berdirinya pedagang kaki lima (PKL) di bahu jalan. Tanjakan yang curam itu pun dinilai banyak kalangan membahayakan. Beberapa insiden kerap terjadi akibat dari semrawutnya arus lalu lintas di jalan tersebut. Pemandangan jalan semrawut juga berlangsung di Pasar Baru. Salah seorang warga sekitar, Wawan (30), menilai penataan Pasar Kepuh maupun Pasar Baru, kurang optimal. Seharusnya, kata Wawan, sepanjang jalan yang melintasi pasar dibangun trotoar yang diperuntukkan bagi para pejalan kaki. Bahu jalan pun seharusnya tidak digunakan sebagai lapak jualan. “Kalau aturan kan sudah jelas, bahu jalan tidak boleh digunakan sebagai tempat jualan. Yang dibolehkan hanya untuk pejalan kaki saja. Tapi yang bikin aneh itu, ada saja oknum yang mengizinkan pedagang untuk berjualan,” ketus Wawan. Kasatpol PP Kuningan Deni Hamdani SSos MSi mengakui jika arus lalu lintas di Jalan Kepuh sudah semrawut. Kondisi tersebut patut segera diatasi dengan mengambil langkah kerja sama dengan SKPD lain. Kemungkinan hal itu terjadi akibat dari belum efektifnya operasional Pasar Baru. “Waktu Pasar Baru dibangun, memang arus lalu lintas menjadi kurang teratur. Jika sebelumnya jalur satu arah, kini menjadi dua arah. Ini juga berimbas pada banyaknya pedagang yang membuka usaha dagangnya di bahu jalan,” jelas Deni. Pihaknya berharap pasca-launching Pasar Baru, arus lalu lintas di perkotaan kembali normal. Para PKL yang dianggap melanggar aturan pun mesti ditertibkan. Deni menegaskan, pihaknya bakal bersinergi dengan Dinas Perhubungan dalam melakukan penataan tersebut. “Tadi (kemarin, red) memang jalan Kepuh betul-betul crowded. Kemacetan terjadi sampai ke Jalan Sudirman, Apotek Akrab. Nanti kita akan berkoordinasi dengan dishub dalam mengatasi hal ini,” janjinya. Dikatakannya, terhitung 1 Juli akan diberlakukan jalur satu arah di Jalan Sudirman. Pihaknya berharap kebijakan itu disertai dengan kebijakan-kebijakan lain yang bersifat penegakan aturan. (ded)
Jalan Pasar Kepuh dan Pasar Baru Semrawut
Selasa 01-07-2014,14:22 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,11:09 WIB
Rekomendasi Mobil MPV Bekas 50 Jutaan Paling Laris 2026, Kabin Luas, Muat 7 Penumpang, Cocok untuk Keluarga
Selasa 28-07-2026,09:48 WIB
Prediksi Shio Pembawa Keberuntungan Terbaru, Ada 5 Shio yang Diprediksi Paling Hoki Hari Ini
Selasa 28-07-2026,16:00 WIB
Wisata Kuliner Malam di Cirebon Makin Ramai, Area Parkir GTC Disulap Jadi Surga Jajanan
Selasa 28-07-2026,18:34 WIB
Mahasiswi Asal Bangka Barat Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos Cirebon
Selasa 28-07-2026,10:30 WIB
BPKPD Buka Fakta Lama: Tunggakan Pajak BUMD Kota Cirebon Sudah Ada Sejak 2013
Terkini
Rabu 29-07-2026,07:01 WIB
Dua Event Besar Siap Digelar di Cirebon, Bidik Lonjakan Wisatawan dan PAD
Rabu 29-07-2026,06:01 WIB
Ribuan Kendaraan Padati Cirebon Timur, DPRD Dorong Bus Khusus Karyawan dan Usulankan Flyover
Rabu 29-07-2026,05:14 WIB
Kabin Super Lega Jadi Andalan, 7 Mobil Bekas 7 Seater Ini Punya Fitur Lengkap dan Harga Masih Bersahabat
Rabu 29-07-2026,05:06 WIB