Prabowo dan Luhut Bahas Penyaluran Bansos serta Transformasi Digital, Ini Poin Pentingnya

Rabu 15-07-2026,08:43 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan bersama jajaran di Padepokan Garuda Yaksa, Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari perkembangan kondisi perekonomian nasional hingga langkah pemerintah memperkuat ketahanan ekonomi di tengah tantangan ekonomi global yang masih dinamis.

Salah satu pembahasan yang menjadi sorotan adalah penyempurnaan sistem GovTech yang diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat. 

Langkah ini dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis digital yang lebih akurat dan transparan.

BACA JUGA:Dynabook Portege X30L-J Jadi Laptop 3 Jutaan Terbaik di Tahun 2026 di Tengah Harga Komponen Naik! Cek Speknya

Pemerintah ingin memastikan setiap bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak melalui pemanfaatan teknologi dan integrasi data nasional.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, Dewan Ekonomi Nasional melaporkan perkembangan penyempurnaan GovTech sebagai bagian dari percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan.

"DEN juga melaporkan perkembangan penyempurnaan GovTech sebagai bagian dari percepatan transformasi digital pemerintahan," ujar Teddy dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, sistem yang tengah dikembangkan akan mengintegrasikan berbagai layanan pemerintah sehingga proses pengambilan kebijakan menjadi lebih cepat dan didukung oleh data yang lebih akurat.

BACA JUGA:Mulai 1 Jutaan! Ini Dia 5 Rekomendasi Laptop Bekas Terbaik dan Layak Dibeli untuk Pelajar SMA di Tahun 2026

Dengan basis data yang semakin baik, pemerintah berharap penyaluran berbagai program bantuan, termasuk bansos, dapat lebih tepat sasaran. 

Kesalahan pendataan yang selama ini masih ditemukan diharapkan dapat diminimalkan melalui sistem digital yang terhubung antarlembaga.

Tak hanya itu, pembaruan GovTech juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi birokrasi sekaligus memperkuat transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Sehingga meminimalkan kesalahan sasaran, memperkuat efektivitas penyaluran bantuan, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern, efisien, dan transparan," tambah Teddy.

BACA JUGA:Prakiraan Cuaca BMKG 15 Juli 2026, Jawa Barat Waspada Angin Kencang

Kategori :