Selain menjadi wadah edukasi, agenda ini juga menjadi momentum penting untuk memperluas jaringan (networking). Pihak ACE Jabar mengapresiasi tingginya antusiasme para peserta yang rela menempuh perjalanan jauh demi menghadiri acara ini.
"Kami sangat gembira melihat rekan-rekan dari wilayah yang cukup jauh, seperti dari Luragung Kuningan hingga Indramayu, mau datang ke sini untuk belajar. Ini menunjukkan semangat yang luar biasa," tambahnya.
Melalui kegiatan-kegiatan berskala wilayah seperti ini, ACE Jabar berharap kualitas dan wawasan mengenai dunia teknik tidak hanya terpusat di kota-kota besar saja, melainkan dapat merata hingga ke seluruh pelosok daerah di Jawa Barat.
Ketua Umum ACE Jawa Barat, M Indra Wahana menjelaskan bahwa organisasi ini kini telah memiliki empat koordinasi wilayah (korwil) yang tersebar di Jawa Barat. Wilayah tersebut meliputi Korwil Cipunjur (Cianjur, Puncak, Sukabumi), Korwil Cirebon, Korwil Cikarang-Karawang-Bekasi-Purwakarta (CKBP), dan Korwil Ciamis-Pangandaran-Garut-Tasikmalaya (CPGT), dengan pusat organisasi yang berada di Kota Bandung.
"Tujuan kami mengadakan kegiatan secara bergilir di setiap korwil adalah demi terwujudnya pemerataan ilmu dan keahlian di bidang teknik bangunan gedung," ujarnya.
Indra juga menyoroti adanya sedikit kesenjangan kekuatan tenaga teknik antara kota besar dan daerah. Faktor tersebut sering kali membuat para ahli di kota besar enggan memindahkan tugas ke daerah, karena adanya perbedaan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendukung di lapangan. Oleh karena itu, ACE Jawa Barat berkomitmen penuh untuk melakukan peningkatan kualitas (upgrade skill) secara menyeluruh bagi anggotanya di setiap daerah.
Sebagai langkah strategis ke depan, ACE Jawa Barat tidak hanya mengandalkan acara kumpul bersama seperti ini, melainkan juga berencana menyelenggarakan program sertifikasi profesi. Program sertifikasi ini diharapkan menjadi pembekalan penting bagi seluruh anggota agar memiliki standar pengetahuan dan kompetensi yang sama baik di seluruh wilayah Jawa Barat.
BACA JUGA: Cari Mobil Bekas Mulai 50 Jutaan? Ini 5 Pilihan Paling Bernilai untuk Harian dan Perjalanan Jauh
Sekadar informasi, keanggotaan ACE Jawa Barat sendiri tidak terbatas pada industri perhotelan saja, melainkan mencakup para chief engineer yang mengelola berbagai jenis bangunan gedung lain seperti rumah sakit, pusat dunia dunia (mall), hingga sektor pabrik industri.
Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Association of Chief Engineer (ACE) Cirebon, Sardoyo menjelaskan acara seminar dan sesi diskusi bersama para engineer di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan). Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman para profesional engineer mengenai perkembangan teknologi terbaru di bidang
Sardoyo mengungkapkan rasa bangga dan gembiranya karena dapat mengumpulkan rekan-rekan seprofesi dari berbagai daerah.
"Saya sangat senang dan bangga karena bisa mengajak teman-teman, khususnya yang di daerah. Sebenarnya ini acara lokal Ciayumajakuning, namun kami di bawah naungan ACE Jawa Barat. Dengan adanya acara seperti ini, teman-teman dari Kuningan, Indramayu, Majalengka yang notabene berada di daerah bisa mengetahui perkembangan teknologi yang ada saat ini," Sardoyo.
BACA JUGA: Cirebon Kembali Dilirik Investor, Pabrik Sepatu 30 Hektare Segera Berdiri Berdiri di Gebang
Ia menekankan bahwa pemahaman teknologi baru sangat krusial bagi para insinyur, mengingat profesi mereka adalah tulang punggung dari pengelolaan fasilitas properti seperti rumah sakit, pabrik, dan hotel. Saat ini, grup koordinasi ACE Cirebon sendiri sudah beranggotakan sekitar 150 orang dari berbagai sektor fasilitas tersebut.
"Teknologi itu berkembang sangat cepat. Kalau kita tidak mengikutinya, pasti akan ketinggalan dibandingkan dengan hotel atau properti lain. Makanya saya ajak teman-teman untuk berkumpul, berkumpul bersama, dan saling bertukar pikiran," tambahnya.