Untuk mengamankan seluruh wilayah tersebut, KAI Daop 3 Cirebon mengerahkan total 271 personel pengamanan, terdiri dari 105 personel Polsuska dan 166 personel security.
Kinerja mereka juga diperkuat melalui sinergi bersama aparat TNI dan Polri di seluruh wilayah operasional Daop 3 Cirebon.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, baik di lingkungan stasiun maupun sepanjang jalur kereta api.
Tidak hanya fokus pada pengamanan, Polsuska juga memiliki tugas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keselamatan perkeretaapian.
Sosialisasi dilakukan kepada warga, pelajar di sekolah, hingga mahasiswa di berbagai kampus.
Materi yang disampaikan meliputi pentingnya menjaga keselamatan di sekitar jalur rel serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang.
BACA JUGA:Kereta Api Kian Diminati, Daop 3 Cirebon Catat 2 Juta Lebih Pelanggan hingga Juni 2026
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, tim pengamanan KAI Daop 3 Cirebon telah melaksanakan 40 kali sosialisasi keselamatan perkeretaapian kepada masyarakat dan institusi pendidikan.
Selain itu, petugas juga menggelar 71 kali edukasi keselamatan di perlintasan sebidang, sebagai upaya menekan angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan maupun pejalan kaki.
KAI Daop 3 Cirebon juga terus memanfaatkan teknologi modern untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.
Berbagai langkah preventif dilakukan, mulai dari patroli jalur kereta api menggunakan drone, patroli rutin di objek vital, pengamanan di stasiun, pengawalan perjalanan kereta api, hingga pemantauan melalui jaringan CCTV yang terpasang di berbagai titik strategis.
Muhibbuddin menjelaskan bahwa penggunaan teknologi memungkinkan petugas merespons potensi gangguan keamanan secara lebih cepat dan akurat.
"Kami terus memperkuat sistem pengamanan melalui kombinasi personel yang profesional, pemanfaatan teknologi, serta kerja sama dengan aparat kewilayahan."
"Dengan demikian, seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sedini mungkin demi keselamatan perjalanan kereta api dan kenyamanan pelanggan," jelasnya.
KAI Daop 3 Cirebon juga mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
Masyarakat diimbau agar tidak melakukan aktivitas yang membahayakan operasional kereta api, seperti berada di jalur rel tanpa kepentingan, merusak fasilitas perkeretaapian, maupun melempar benda ke arah kereta yang sedang melintas.