Dipadukan dengan RAM 16 GB dan SSD 512 GB, laptop ini mampu menjalankan CapCut, Filmora, Adobe Photoshop hingga Adobe Premiere Pro untuk kebutuhan editing video Full HD dengan cukup lancar.
Keunggulan lainnya adalah kapasitas RAM yang sudah besar sehingga pengguna tidak perlu melakukan upgrade dalam waktu dekat.
Meski masih sanggup menangani editing video 4K ringan, performa terbaiknya tetap berada pada proyek Full HD dengan durasi menengah.
Laptop ini cocok digunakan oleh mahasiswa, freelancer, maupun YouTuber pemula yang baru membangun kanal konten.
BACA JUGA:Jelang Indonesia vs Vietnam, Kim Sang Sik Beri Pernyataan Tegas yang Bikin Panas
2. Lenovo LOQ RTX 2050, Rendering Video Lebih Cepat
Jika memiliki dana sekitar Rp12 jutaan, Lenovo LOQ RTX 2050 menjadi salah satu pilihan paling menarik.
Laptop ini dibekali prosesor Intel Core i5-12450HX yang dipadukan dengan GPU NVIDIA GeForce RTX 2050.
Kehadiran kartu grafis dedicated membuat proses rendering berlangsung jauh lebih cepat dibandingkan laptop yang hanya mengandalkan grafis bawaan prosesor.
Selain itu, layar refresh rate 144 Hz memberikan tampilan yang lebih mulus saat editing maupun aktivitas multimedia lainnya.
Nilai tambah lainnya adalah kemudahan upgrade RAM dan SSD sehingga laptop ini tetap relevan digunakan dalam beberapa tahun ke depan.
3. ASUS TUF Gaming A15 RTX 3050, Andal untuk Editing Profesional
ASUS TUF Gaming A15 menjadi salah satu laptop favorit para content creator karena menawarkan kombinasi performa tinggi, sistem pendingin yang baik, serta daya tahan yang sudah terbukti.
Perangkat ini mengandalkan prosesor AMD Ryzen 7 dengan GPU NVIDIA RTX 3050.
Kombinasi tersebut mampu menjalankan Adobe Premiere Pro, After Effects, Photoshop hingga DaVinci Resolve secara lebih stabil.
Keunggulan lainnya terletak pada sistem pendingin yang membuat suhu tetap terkendali saat proses rendering berlangsung dalam waktu lama.