Mahasiswa FEB UGJ Dampingi UMKM Meubel Bertransformasi Digital

Rabu 05-08-2026,09:00 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim

"Mahasiswa perlu mengetahui bahwa setiap bidang usaha memiliki peluang untuk berkembang selama mampu beradaptasi. Pengalaman ini dapat menjadi inspirasi apabila kelak ingin membangun usaha sendiri," katanya.

Dalam pelaksanaannya, Kelompok 1 yang mendampingi Toko Meubel Jaya Lestari membuat tautan digital yang terhubung dengan akun Instagram @meubeljayalestari. Tautan tersebut berisi informasi lokasi usaha melalui Google Maps, akses ke WhatsApp, Instagram, TikTok, serta katalog produk digital yang dapat diakses masyarakat.

Selain itu, mahasiswa juga membuat akun WhatsApp Business yang dilengkapi profil usaha, katalog produk, balasan otomatis, serta informasi jam operasional untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Sementara itu, Kelompok 2 yang mendampingi Toko Meubel Barnik Berkah membuat profil usaha di Google Maps, menyediakan sistem pembayaran digital melalui QRIS, serta membuka akun TikTok Shop sebagai sarana promosi dan pemasaran daring.

BACA JUGA:Polres Cirebon Kota Gelar KRYD, 30 Motor Berknalpot Brong Ditilang dalam Satu Jam

Kedua kelompok juga memberikan rekomendasi kepada pelaku usaha agar rutin memperbarui katalog produk, mengoptimalkan penggunaan media sosial, memanfaatkan Google Maps sebagai sarana promosi lokasi usaha, serta menggunakan QRIS untuk mempermudah transaksi pelanggan.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Toko Meubel Jaya Lestari dan Toko Meubel Barnik Berkah diharapkan mampu memperluas pangsa pasar, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat daya saing di era digital.

Lisa Harry Soelistyowati menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

"Mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kuliah, tetapi juga harus mampu menerapkan ilmu manajemen keuangan, pemasaran, maupun sumber daya manusia untuk membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi UMKM sehingga keberadaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

BACA JUGA:Tampil Kece dan Sporty di GIIAS 2026, Mazda 6e Jadi Mobil EV Jepang Terbaik untuk Kelas Flagship

Program pendampingan ini menjadi langkah awal dalam mendorong transformasi digital UMKM meubel di Cirebon dan Subang. Berbagai fasilitas digital yang telah dibangun diharapkan mampu meningkatkan efektivitas promosi, memperluas akses pasar, memudahkan konsumen memperoleh informasi produk, serta meningkatkan kualitas layanan.

Lebih dari itu, kegiatan ini memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM dalam menghadapi perkembangan dunia usaha yang semakin berbasis teknologi. Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai peserta pembelajaran, tetapi juga sebagai mitra yang berkontribusi mendorong kemajuan usaha lokal dan peningkatan daya saing ekonomi daerah. (tos/opl)

Kategori :