Pemprov Jabar Kawal Program 3 Juta Rumah, September 2026 Fokus Pembangunan

Jumat 07-08-2026,20:31 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Moh Junaedi

BANDUNG, RADARCIREBON.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) berkomitmen mengawal pelaksanaan Program 3 Juta Rumah agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Program strategis nasional tersebut dinilai tidak boleh hanya mengejar pencapaian target secara kuantitatif.

Lebih dari itu, pembangunan harus mampu menghadirkan hunian layak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Karena itu, proses pendataan penerima manfaat, pembangunan hingga pengawasan menjadi bagian penting yang harus dilakukan secara akuntabel dan transparan.

BACA JUGA:Pemprov Jabar Ambil Alih MTQ Jawa Barat 2026, Pembukaan Digelar di Gedung Sate

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, keberhasilan Program 3 Juta Rumah sangat bergantung pada integritas seluruh pihak yang terlibat.

Hal itu disampaikan Herman saat menjadi keynote speaker dalam Sosialisasi Peraturan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 6 Tahun 2026 tentang Bedah Rumah yang digelar Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman di Kantor Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Jabar, Jumat 7 Agustus 2026.

Menurut Herman, setiap tahapan program harus dilaksanakan secara profesional dan transparan. Yang tidak kalah penting, pelaksanaannya harus benar-benar berpihak kepada masyarakat sebagai penerima manfaat.

"Yang penting tidak ada otak jahat untuk menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat lewat Program 3 Juta Rumah ini," ujar Herman.

Ia menegaskan, Program 3 Juta Rumah merupakan salah satu program prioritas Presiden yang membutuhkan pengawalan bersama.

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai dengan tujuan, terutama dalam menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat.

BACA JUGA:Cara Pemprov Jabar Bentengi Pejabat dan Keluarga dari Praktik Korupsi

Herman juga meminta pemerintah daerah di seluruh Jawa Barat segera memusatkan perhatian pada tahap implementasi.

Sebanyak 27 kabupaten/kota di Jabar diharapkan tidak berhenti pada tahap penyusunan regulasi dan persiapan program.

Tahap berikutnya adalah memastikan pembangunan di lapangan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kategori :