RADARCIREBON.COM – Mobil hybrid dikenal sebagai kendaraan yang menggabungkan mesin pembakaran internal dengan motor listrik untuk menciptakan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.
Namun, keunggulan mobil hybrid bukan hanya terletak pada keberadaan motor listrik.
Ada teknologi lain yang memiliki peran penting dalam mengoptimalkan penggunaan energi, yakni regenerative braking atau pengereman regeneratif.
Teknologi ini memungkinkan sebagian energi kinetik kendaraan saat melambat untuk dikonversi kembali menjadi energi listrik.
BACA JUGA:Update Timnas Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Sumardji Bantah Rumor Rizky Ridho dan Nadeo
BACA JUGA:Kuliah di Dalam dan Luar Negeri Bisa Gratis, Ini Daftar Beasiswa yang Buka Semester II 2026
Energi tersebut kemudian disimpan di dalam baterai dan dapat dimanfaatkan kembali untuk membantu motor listrik menggerakkan kendaraan.
Dengan mekanisme tersebut, energi yang pada mobil konvensional umumnya terbuang dalam bentuk panas melalui sistem pengereman dapat dimanfaatkan kembali.
Lantas, apa saja kelebihan fitur regenerative braking pada mobil hybrid dan mengapa teknologi ini menjadi bagian penting dari sistem kendaraan elektrifikasi?
Apa Itu Regenerative Braking pada Mobil Hybrid?
BACA JUGA:Daftar Motor Listrik Murah yang Sudah Lolos TKDN dan Dapat Subsidi Pemerintah 2026
BACA JUGA:Mobil Hybrid Irit BBM Saat Macet, Ternyata Ini Teknologi yang Bekerja
Pada kendaraan konvensional, proses pengereman umumnya mengandalkan gesekan antara kampas rem dengan cakram atau tromol.
Gesekan tersebut memperlambat putaran roda, tetapi energi kinetik kendaraan pada akhirnya berubah menjadi panas dan terbuang ke lingkungan.
Kondisinya berbeda pada mobil hybrid.