Model M6 menyediakan tiga Thunderbolt 4 di belakang, sedangkan M5 Pro menggunakan tiga Thunderbolt 5, ditambah HDMI dan Ethernet.
3. Mac Studio M5 Max
Mac Studio M5 Max dirancang untuk pekerjaan profesional yang menuntut komputasi, termasuk pengolahan AI langsung tanpa selalu mengandalkan cloud.
Chip ini memiliki CPU 18-core, GPU hingga 40-core, Neural Accelerator pada seluruh core GPU, dan memori terpadu hingga 128 GB.
Kombinasi tersebut membuat perangkat siap menangani proyek video resolusi tinggi, aplikasi profesional, serta model AI yang membutuhkan kapasitas.
Mac Studio baru juga memperoleh WiFi 7, Bluetooth 6, dan Thunderbolt 5 untuk perangkat tambahan.
4. Mac Studio M5 Ultra
Varian tertinggi membawa CPU hingga 36-core dengan 12 super core dan 24 performance core, sementara GPU-nya mencapai 80-core.
Untuk pertama kalinya pada chip Ultra, setiap core GPU mendapatkan Neural Accelerator untuk mempercepat AI di perangkat.
Apple mengklaim kemampuan AI M5 Ultra mencapai 4,3 kali M3 Ultra, sedangkan performa grafisnya meningkat hingga 1,8 kali dari generasi sebelumnya.
Memori terpadu dapat dikonfigurasi sampai 512 GB dengan bandwidth 1,2 TB per detik untuk menjalankan LLM besar secara lokal.
Fitur dan ketersediaan
Mac Studio dapat dihubungkan dengan unit lain melalui Thunderbolt 5 dan RDMA untuk membentuk cluster untuk beban AI besar.
Kedua desktop menjalankan macOS 27 dengan Apple Intelligence terbaru, termasuk Siri berbasis AI untuk membantu aktivitas pengguna.
Mac Mini M6 ditawarkan mulai 899 dollar AS, sementara harga pendidikan dimulai dari 799 dollar AS bagi pembeli.
Pemesanan dibuka di sejumlah negara, sedangkan informasi ketersediaan untuk pasar Indonesia belum diumumkan.