RADARCIREBON.COM – Kota Cirebon menjadi panggung penyelenggaraan Grand Final Putera Puteri Wisata Indonesia (PPWI) 2026.
Mengusung tema Cultural Experience, ajang tersebut tidak hanya menjadi arena pemilihan duta wisata dan budaya, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan budaya Cirebon kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Sebanyak 30 finalis mengikuti rangkaian karantina hingga malam grand final yang digelar di Black Eagle Luxury Lounge Cirebon.
Para peserta sebelumnya menjalani berbagai agenda pembekalan, kunjungan budaya, hingga kegiatan yang memperkenalkan sejarah dan tradisi Kota Cirebon.
BACA JUGA:KKN UGJ 26 Dorong Modernisasi Pertanian Desa Ciawijapura Lewat Pelatihan Teknologi Tabela
National Director Putera Puteri Wisata Indonesia, Rifaldoni, mengatakan penyelenggaraan PPWI 2026 merupakan tahun kedelapan ajang tersebut digelar.
Menurutnya, Cirebon dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena memiliki kekayaan budaya yang dinilai mampu merepresentasikan keberagaman Indonesia.
"Tahun ini kami memilih Kota Cirebon karena mengangkat kebudayaan Cirebon sebagai salah satu sampel dari keberagaman kebudayaan yang ada di Indonesia," ujar Rifaldoni.
Grand Final PPWI 2026 Kenalkan Budaya Cirebon
Pemilihan Cirebon sebagai lokasi Grand Final PPWI 2026 memberikan pengalaman berbeda bagi para finalis.
Jika pada penyelenggaraan sebelumnya kegiatan lebih banyak berlangsung di Jakarta dan Bali, tahun ini peserta diajak melihat langsung kekayaan budaya daerah.
Selama berada di Cirebon, para finalis mengikuti sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan budaya dan sejarah. Salah satunya melalui kunjungan ke Keraton Kasepuhan.
Selain itu, peserta juga mengikuti gala dinner di Bale Gamelan serta berbagai agenda lainnya yang dikemas untuk memberikan pengalaman langsung mengenai tradisi dan kebudayaan Cirebon.
BACA JUGA:Siswa SMPN 7 Tanam Mangrove, Wujud Kepedulian Lingkungan Sejak Dini