RADARCIREBON.COM - Momen pernikahan unik di Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, menjadi perbincangan hangat masyarakat.
Pernikahan Maman Rohiman dengan kekasihnya Novita Ekasari menjadi sorotan warga sejak awal sampai selesai akad.
Pria berjuluk Mas Beo Ganteng (MBG) itu, dipaksa naik forklift yang sudah dihias dan diarak sejauh satu kilometer menuju kediaman calon mempelai wanita.
Meski dijuluki Bos MBG, Maman sebenarnya karyawan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Purwasari. Namun momen pernikahannya itu, berhasil menarik perhatian warga.
BACA JUGA:Perempuan Terkunci di Kamar Mandi Cafe Selama 1 Jam, Damkar Turun Tangan
Maman mengungkapkan, arak-arakan menggunakan forklift tersebut merupakan ide dari teman-temannya.
“Kalau soal itu, saya juga gatau, pas ganti pakaian, sudah siap siap, pas mau berangkat, tiba tiba banyak orang berteriak, adajuga forklift dihias,” kata Manan.
Mendapat kejutan tersebut, Maman mengaku perasaannya campur aduk. Apalagi pengelola bumdes yang bergerak di usaha ayam petelur itu, tak terbiasa menjadi pusat perhatian.
“Ya campur aduk lah, disorak soray seluruh warga. Malu, tegang, pasti ada lah, campur aduk. Secara keseluruhan sih bangga, terharu. Campur aduk lah,” tuturnya.
BACA JUGA:Persebaya Resmi Kenalkan Skuad Super League 2026/2027, Target Juara dan 100th Glory
Soal julukan Bos MBG, Maman mengungkapkan, itu hanya candaan teman-temannya saja. Tulisan MBG di spanduk merupakan kepanjangan dari Mas Beo Ganteng.
Sementara itu, Pengantin Perempuan, Novita Ekasari juga mengaku kaget dengan kejutan tersebut.
“Nggak tau, kaget banget yang jelas. Aku nggak lihat langsung sih karena lagi di kamar. Tapi rame banget juga. Ya digambarkannya sih, ramai, lucu, kaget intinya mah,” ungkap dia.
Momen pernikahan itu, tak hanya menjadi sorotan warga setempat. Unggahan di media sosial turut membuat pernikahan tersebut menjadi perbincangan.
BACA JUGA:Muktamar NU ke-35 Ubah Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU, AHWA Disepakati