Salah satu fitur yang membuat Mate XT 2 berbeda adalah kemampuan melakukan ECG atau elektrokardiogram.
BACA JUGA:Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bergerak ke Barat Daya, Banten dan Lampung Berpotensi Terdampak
Pengguna dapat melakukan pengukuran selama sekitar 30 detik menggunakan elektroda yang tersedia pada perangkat. Huawei menegaskan fitur tersebut bukan pengganti pemeriksaan medis.
Varian tertentu juga menawarkan Privacy Display. Fitur ini memungkinkan layar membatasi sudut pandang sehingga informasi pada perangkat lebih sulit dilihat orang dari samping.
Untuk produktivitas, ukuran layar 10,2 inci memungkinkan Mate XT 2 digunakan layaknya tablet. Huawei juga mengoptimalkan HarmonyOS 7 untuk menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan.
Harga Huawei Mate XT 2 Capai Rp70 Jutaan
Huawei Mate XT 2 bukan perangkat yang ditujukan untuk pasar massal. Di China, harga perangkat ini dimulai dari 19.999 yuan, atau sekitar Rp47 jutaan berdasarkan konversi kasar.
BACA JUGA:Bandara Soekarno-Hatta Ditutup hingga Tengah Malam, Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Penyebab
Sementara itu, konfigurasi tertinggi 16GB + 2TB yang dilengkapi stylus dibanderol 29.999 yuan, setara sekitar Rp70 jutaan.
Huawei juga menyediakan varian dengan Privacy Display yang memiliki harga lebih tinggi dibanding konfigurasi penyimpanan serupa.
Untuk saat ini, Huawei Mate XT 2 baru dikonfirmasi meluncur di China. Belum ada informasi resmi mengenai harga maupun jadwal peluncurannya di Indonesia.
Kehadiran Mate XT 2 menunjukkan Huawei masih berani mendorong batas desain smartphone.
BACA JUGA:MK Tolak Permohonan Soal Guru Jadi Pengawas MBG, Ini Alasan Lengkapnya
Dengan layar 10,2 inci, chipset Kirin 9050 Pro, kamera kelas flagship dan fitur kesehatan, perangkat ini menjadi salah satu HP tri-fold paling menarik yang hadir pada 2026.