Smartphone masa kini menggunakan baterai lithium-ion yang lebih nyaman menerima pengisian secara bertahap daripada dibiarkan habis total.
BACA JUGA:Didekati Energi Hoki untuk Peluang Meraih Cuan, Ini 5 Shio yang Beruntung Edisi 12-13 September 2026
2. Hindari Smartphone dari Suhu Panas
Suhu panas menjadi salah satu musuh utama baterai smartphone. Ketika perangkat terlalu panas, performa baterai dapat menurun lebih cepat.
Karena itu, hindari menggunakan smartphone untuk aktivitas berat ketika sedang mengisi daya.
Bermain game dengan grafis tinggi, streaming video dalam waktu lama, atau menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan dapat membuat perangkat bekerja lebih keras dan menghasilkan panas tambahan.
Jika smartphone terasa panas saat dicas, hentikan penggunaan sementara dan biarkan perangkat beristirahat.
Jangan meletakkan smartphone di bawah bantal, selimut, atau tempat tertutup ketika mengisi daya. Kondisi tersebut dapat menghambat pelepasan panas.
Hindari pula meninggalkan smartphone di bawah sinar matahari langsung, misalnya di dashboard mobil. Suhu tinggi dapat memengaruhi kondisi baterai dan komponen lainnya.
3. Gunakan Charger Resmi dan Berkualitas
Charger juga berperan penting dalam menjaga kesehatan baterai.
Sebisa mungkin, gunakan kepala charger dan kabel bawaan perangkat atau produk yang memiliki standar kualitas serta keamanan yang jelas.
Setiap charger memiliki kualitas arus listrik yang berbeda. Charger murah atau tidak jelas asal-usulnya berisiko memberikan daya yang tidak stabil.
Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat memengaruhi performa baterai dan berpotensi merusak perangkat.
Jika charger bawaan rusak, pilih produk pengganti dari merek terpercaya dengan spesifikasi yang sesuai dengan smartphone.