Dianggap Tidak Memenuhi Kriteria Khusus CIREBON – Pencalonan Hj Wahyu Tjiptaningsih Sunjaya Purwadi sebagai ketua umum KONI Kabupaten Cirebon periode 2015-2019 terganjal aturan. Sebab, istri bupati Cirebon, H Sunjaya Purwadi Sastra itu tidak pernah tercatat sebagai pengurus aktif KONI pada periode sebelumnya atau pengurus cabang olahraga (cabor). Mengacu pada Tata Cara Penjaringan, Penyaringan dan Pemilihan Ketua Umum KONI yang diterbitkan oleh KONI Provinsi Jawa Barat tahun ini, perempuan yang akrab disapa Ayu tersebut tidak dapat dicalonkan sebagai ketua umum KONI. Ayu belum memenuhi kriteria khusus bakal calon ketua umum KONI yang tercantum dalam pasal 12 angka 2 butir a, Tata Cara Penjaringan, Penyaringan dan Pemilihan Ketua Umum KONI. Yaitu pernah menjabat sebagai pengurus KONI dan cabor. “Bu Ayu belum pernah berkecimpung di dunia olahraga. Karena itu, kemampuannya mengendalikan induk organisasi olahraga belum teruji. Saya masih risau beliau bisa memimpin KONI dengan baik,” ujar Ketua Umum POBSI Kabupaten Cirebon, Yundi Rosa Waspada. Yundi tetap pada pendapatnya agar KONI mencari figur pemimpin selain Ayu. Menurut Yundi, Pelaksana Tugas Ketua Umum KONI, H M Anwar Asmali lebih layak memimpin KONI lima tahun mendatang. “Pak Anwar memiliki gagasan-gagasan yang bagus. Sayangnya, saat ini beliau memimpin KONI dalam kondisi anggaran yang buruk,” katanya. Sementara itu, Anwar Asmali selalu menolak menjawab pertanyaan seputar figur ketua umum KONI. Di dalam berbagai kesempatan, ketua DPD APTRI Jawa Barat tersebut selalu berdalih bahwa dirinya hanya fokus menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jabar XII/2014. “Belum saatnya menyinggung soal pencalonan ketua umum KONI. Kita tengah menghadapi agenda besar. Porda Jabar sudah akan digelar awal bulan depan,” katanya di Sekretariat KONI Kabupaten Cirebon, kemarin (22/10). Di sisi lain, mantan ketua umum PSSI Kabupaten Cirebon, Sutardi Rahardja mengaku siap bersaing dalam bursa pencalonan ketua umum KONI. Menurut dia, KONI membutuhkan figur yang bersedia turun langsung ke lapangan. Ketua Umum KONI, kata Sutardi, bukan sekadar simbol kekuasaan. “KONI membutuhkan tipe pemimpin pekerja keras,” katanya. Dia menambahkan bahwa ketua umum KONI bukan saja harus pandai bergaul dengan kalangan atas. Tetapi, harus mengerti strategi pembinaan atlet. Kemampuan tersebut, lanjutnya, hanya dimiliki oleh pemimpin yang mau turun langsung ke lapangan. “Saya siap mengemban tugas itu,” katanya dengan sangat yakin. (ttr)
Pencalonan Ayu Terganjal Aturan
Kamis 23-10-2014,09:00 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,23:29 WIB
Curanmor di Palimanan Terekam CCTV, Motor Karyawan Rumah Makan Raib dalam Hitungan Detik
Sabtu 14-03-2026,03:01 WIB
Curanmor di Jagasatru Cirebon, Skuter Metic Milik Warga Raib dari Halaman Rumah
Jumat 13-03-2026,21:07 WIB
Jelang Idulfitri, Polres Cirebon Kota Gelar GPM untuk Warga
Jumat 13-03-2026,22:00 WIB
Mudik Gratis Jabar 2026 Resmi Diberangkatkan, 74 Bus Antar 3.000 Pemudik
Sabtu 14-03-2026,02:01 WIB
Arus Mudik 2026 Mulai Terlihat di Pantura Cirebon, Kendaraan dari Jakarta Menuju Jateng Meningkat
Terkini
Sabtu 14-03-2026,20:02 WIB
Heboh! Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Trotoar Lampu Merah Rajawali Cirebon
Sabtu 14-03-2026,20:01 WIB
Dibalik Safari Ramadan KDM di Kuningan, Puluhan Jamaah Jadi Korban Pencopetan
Sabtu 14-03-2026,19:00 WIB
Pemain Sinetron 'Istiqomah Cinta' Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-anak Panti Asuhan
Sabtu 14-03-2026,18:03 WIB
Mau Rezeki Datang Terus? Coba Pakai Warna yang Satu Ini
Sabtu 14-03-2026,17:31 WIB