Saya Tidak Lulus SMA (Seri 2)

Kamis 01-10-2026,09:13 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Yuda Sanjaya

BACA JUGA:Jangan Asal Stok! Ini Cara Riset Produk yang Banyak Dicari di Marketplace

Keluarga itu bahasa Inggrisnya sangat proper. Istilahnya "standard English". Jadi saya jauh dari kata-kata kotor, he he he. Setiap kata kotor ada penggantinya yang sopan. "F*ck" jadi "Fudge". "Sh*t" jadi "Shoot". Dan lain-lain. Kansas memang proper santunnya. Makanya Superman, sebagai anak Kansas, di film juga tidak pernah berbahasa kotor.

***

Jadilah saya siswa kelas 11 di Ellinwood High School. Benar-benar lompat setahun. Teman-teman sekelas saya rata-rata lebih senior setahun.

Kelas-kelas lain yang saya ambil antara lain Matematika, Entrepreneurship (mengelola toko sekolah), Biologi, Keyboarding (mata pelajaran wajib waktu itu, mengetik sepuluh jari), Sejarah, serta yang lain.

BACA JUGA:Pasien Flu Melonjak di Kuningan, RSUD 45 Full Bed dan Kunjungan Puskesmas Naik hingga 130 Orang

Ekstrakurikuler saya terwakili di kelas Jurnalistik. Kelas itu memang menerbitkan satu halaman koran setiap hari Rabu, menempel di koran Ellinwood Leader milik John dan Chris. Selama sepanjang tahun, kelas itu juga menyusun Yearbookyang kemudian diterbitkan di akhir tahun ajaran.

Di negara bagian Kansas, tim jurnalistik Ellinwood termasuk yang terbaik. John telah berkali-kali mengantarkan timnya meraih penghargaan All-American (terbaik se-Amerika).


Azrul Ananda di koran sekolah di Kansas.-Foto: Dok. pribadi-Radarcirebon.com

Karena English saya masih terbatas, tugas utama saya adalah fotografer sekaligus layouter. Termasuk bertanggung jawab atas ruang gelap kala itu (tempat cuci cetak film zaman dulu).

Pemimpin redaksi dipilih yang sudah kelas 12/senior, dan harus sudah berusia 18 tahun. Alasannya, supaya dia bisa digugat secara hukum kalau produk jurnalistiknya membuat kesalahan.

BACA JUGA:Tak Banyak yang Punya, 6 Tanaman Hias Langka Ini Unik, Eksotis, Sulit Dirawat, dan Dibanderol Mahal

Untuk olahraga, saya sebenarnya ikut tim lari cross countrydi musim gugur. Juga pernah ikut latihan tim (American) football sebagai kicker. Tapi tidak aktif bertanding.

Pertama, karena memang kalah kemampuan (he he he). Kedua, saya lebih berfungsi sebagai fotografer dan peliput untuk koran sekolah. Saya lebih fokus dan enjoy di tim jurnalistik, yang tugasnya memang banyak dan tidak kenal waktu.

Plus, saat musim gugur itu, kalau weekend saya juga punya tugas ekstra melatih anak-anak SD main sepak bola.

Baru pada musim semi saya ikut tim atletik (Track and Field). Masuk pasukan kelas 2 mil alias 3,2 km alias lari delapan lap. Saya juga ikut kategori high jump.

Kategori :