3. Siapkan Dokumen Kependudukan dan Perpajakan
Konsumen juga perlu menyiapkan dokumen administrasi yang dibutuhkan dalam proses pembelian.
Beberapa dokumen yang diperlukan antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP) aktif dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), terutama untuk pencatatan faktur pajak resmi.
4. Manfaatkan Program Kredit Khusus Kendaraan Listrik
Selain insentif pemerintah, konsumen dapat mempertimbangkan program pembiayaan khusus kendaraan listrik.
Sejumlah lembaga pembiayaan atau leasing serta bank BUMN dan swasta menawarkan paket kredit kendaraan listrik dengan berbagai pilihan.
Program tersebut dapat berupa uang muka atau DP lebih ringan, suku bunga khusus, hingga pembebasan biaya provisi tertentu.
5. Manfaatkan Diskon Home Charging PLN
Setelah membeli mobil listrik, konsumen juga dapat memanfaatkan fasilitas yang ditawarkan PLN.
Program tersebut antara lain promo biaya pasang baru atau tambah daya listrik di rumah serta pemasangan perangkat home charger.
Dengan fasilitas tersebut, pemilik mobil listrik dapat mengisi daya kendaraan di rumah pada malam hari sehingga kendaraan siap digunakan untuk aktivitas keesokan harinya.
Insentif Bisa Membuat Biaya Beralih ke Mobil Listrik Lebih Ringan
Memanfaatkan insentif pemerintah menjadi salah satu cara untuk menekan anggaran ketika membeli mobil listrik.
Namun, konsumen tetap perlu memastikan kendaraan yang dipilih memenuhi persyaratan TKDN dan kategori mobil listrik berbasis baterai.
Selain itu, kelengkapan dokumen administrasi serta berbagai program pembiayaan dan promo PLN juga perlu diperhatikan.
Dengan memanfaatkan berbagai fasilitas tersebut, biaya untuk beralih ke mobil listrik dapat menjadi lebih ringan.