Bitdefender Gandeng Distributor Lokal, Siapkan Perlindungan dari Penipuan Berbasis AI

Minggu 11-10-2026,12:00 WIB
Reporter : Miftah NR
Editor : Miftah NR

RADARCIREBON.COM  - Penipuan digital semakin sulit dikenal ketika pelaku memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membuat pesan, suara, hingga video yang terlihat meyakinkan.

Menghadapi ancaman tersebut, perusahaan keamanan siber, Bitdefender, menggandeng PT Gema Informatika Abadi (PT GIA) untuk memperluas akses perlindungan digital bagi konsumen di Indonesia.

Kerja sama distribusi eksklusif tersebut diumumkan pada 8 Oktober 2026.

Melalui kemitraan ini, PT GIA akan mendistribusikan portofolio produk konsumen Bitdefender secara nasional melalui jaringan reseller, toko fisik, dan marketplace bold.

BACA JUGA: Kaki Terbelit Tali Pemberat, Siswa SMKN 1 Mundu Hilang di Laut Saat PKL di Pati

Produk yang ditawarkan mencakup perlindungan perangkat, identitas digital, privasi, anti-scam, hingga teknologi pendeteksi deepfake.

Penipuan AI Jadi Ancaman yang Perlu Diwaspadai

Mengutip data Global Anti-Scam Alliance yang disampaikan dalam pengumuman Bitdefender, sebanyak 66 persen orang dewasa di Indonesia dilaporkan pernah menjumpai penipuan dalam satu tahun terakhir.

Angka tersebut merujuk pada pengalaman menjumpai penipuan, bukan berarti seluruh responden mengalami kerugian finansial.

AI dapat dimanfaatkan pelaku untuk membuat modus penipuan yang lebih meyakinkan.

BACA JUGA: BULOG Cetak Rekor Sejarah, Pengadaan Beras Tembus 4,11 Juta Ton

Misalnya, video yang menampilkan tokoh masyarakat seolah-olah mempromosikan investasi tertentu atau suara tiruan anggota keluarga yang meminta uang secara mendesak.

Teknik manipulasi semacam ini dikenal sebagai deepfake. Konten tersebut dapat menyerupai wajah, suara, atau penampilan seseorang sehingga korban berpotensi lebih mudah mempercayai informasi palsu.

Senior Vice President of Operations Bitdefender Consumer Solutions Group, Ciprian Istrate, mengatakan bahwa pelaku kejahatan siber memanfaatkan AI untuk menjalankan kampanye penipuan yang meyakinkan dalam skala besar sekaligus menyebarkan malware.

Teknologi Deteksi Deepfake Jadi Salah Satu Andalan

Kategori :