Motor Listrik Buatan Indonesia 2026: Daftar Merek dan Modelnya

Selasa 13-10-2026,15:47 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

Pada program sebelumnya, pemerintah memberikan bantuan pembelian motor listrik baru sebesar Rp7 juta per unit dengan ketentuan tertentu. 

Kebijakan tersebut antara lain mensyaratkan kendaraan memenuhi ketentuan TKDN dan berlaku berdasarkan aturan serta periode program yang ditetapkan.

Namun, skema tersebut tidak dapat langsung dianggap berlaku pada 2026.

Hingga akhir September 2026, pemerintah masih membahas pelaksanaan insentif motor listrik. 

Kementerian Perindustrian juga belum memastikan skema final karena peraturan pelaksanaan yang diperlukan belum diterbitkan.

Dengan demikian, konsumen sebaiknya tidak langsung mengurangi harga motor listrik sebesar Rp7 juta dengan asumsi akan memperoleh subsidi. 

Pastikan terlebih dahulu informasi terbaru mengenai besaran bantuan, persyaratan penerima, model yang memenuhi ketentuan, dan periode program melalui pengumuman resmi pemerintah.

Tanpa kepastian tersebut, perhitungan anggaran pembelian sebaiknya menggunakan harga jual yang berlaku dari dealer.

Tantangan yang Masih Dihadapi Industri Motor Listrik Lokal

Meskipun memiliki peluang pertumbuhan, industri motor listrik Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan.

1. Infrastruktur Pengisian dan Penukaran Baterai

Kemudahan mengisi daya menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenyamanan pengguna motor listrik.

Selain pengisian daya di rumah, ketersediaan stasiun pengisian dan sistem penukaran baterai dapat mendukung mobilitas masyarakat. 

Namun, infrastruktur tersebut belum tentu tersedia secara merata dan tidak semua sistem kompatibel dengan setiap merek kendaraan.

Karena itu, konsumen perlu memeriksa jenis baterai, metode pengisian, serta jaringan penukaran yang dapat digunakan oleh motor pilihannya.

2. Kepercayaan terhadap Kualitas dan Daya Tahan Baterai

Kategori :