2. Siapkan Lahan dengan Drainase yang Baik
Setelah bibit tersedia, tahap berikutnya adalah menyiapkan lahan tanam. Ubi yakon membutuhkan tanah yang gembur dan subur agar pertumbuhannya berjalan dengan baik.
Sistem drainase juga perlu diperhatikan. Tanah yang mudah tergenang air dapat meningkatkan risiko pembusukan akar dan bagian bawah tanaman.
Karena itu, pilih lahan yang tidak mudah tergenang dan mampu mengalirkan kelebihan air dengan baik.
BACA JUGA:RAM Besar Belum Cukup! Ini Spesifikasi Tablet yang Bikin Multitasking Lebih Nyaman
Jika lahan yang tersedia terbatas, ubi yakon juga bisa ditanam menggunakan wadah berukuran besar.
Gunakan media tanam yang sesuai agar akar dan bagian tanaman di bawah permukaan tanah memiliki ruang yang cukup untuk berkembang.
3. Atur Sinar Matahari dan Penyiraman
Ketersediaan sinar matahari dan air menjadi faktor penting dalam budidaya ubi yakon. Tanaman ini membutuhkan cahaya yang cukup untuk mendukung pertumbuhannya.
BACA JUGA:7 Tanaman Outdoor Minimalis Hiasan untuk Rumah Modern, Hemat Tempat tetapi Tetap Estetik
Penyiraman perlu dilakukan secara teratur agar tanah tetap lembap. Namun, hindari penyiraman berlebihan yang membuat media tanam terlalu basah atau tergenang.
Keseimbangan antara kelembapan tanah dan drainase perlu dijaga, terutama di dataran rendah yang memiliki suhu udara lebih tinggi.
Dengan pengaturan air yang tepat, kondisi tanah dapat dipertahankan agar mendukung pertumbuhan tanaman.
4. Gunakan Pupuk Organik dan Bersihkan Gulma
Untuk membantu meningkatkan kesuburan tanah, pemberian pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang yang sudah matang dapat dilakukan.