TEHRAN – Pertandingan bola voli benar-benar membawa Ghoncheh Ghavami (25) masuk penjara. Lewat pengadilan tertutup bulan lalu, pemerintah Iran menghukumnya selama setahun karena melihat pertandingan voli pria. Di Iran, perempuan dan jurnalis perempuan memang dilarang hadir di pertandingan sepak bola dan voli. Pemerintah berdalih bahwa hal itu demi keamanan perempuan dari kebiasaan cabul para suporter pria. Perempuan yang memiliki kewarganegaraan Iran dan Inggris tersebut ditahan pada 20 Juni saat berusaha masuk ke Stadion Azadi, Tehran, Iran, yang menggelar pertandingan voli pria antara Iran dan Italia. Perempuan muda nan ayu itu datang bersama beberapa perempuan lain. Dia tidak hanya berniat menonton, tapi juga bertujuan memprotes kebijakan pemerintah yang melarang perempuan melihat pertandingan-pertandingan olah raga pria. Ghavami dibebaskan beberapa jam kemudian. Namun, setelah beberapa hari, Ghavami kembali ditahan. Sejak itu, dia hidup di ruang isolasi penjara. Persidangannya dilangsungkan bulan lalu secara tertutup. ’’Berdasar putusan hakim, dia dihukum setahun penjara,’’ ujar pengacaranya, Alizadeh Tabatabaie. Ghavami dituding telah menyebarkan propaganda melawan rezim di Iran. Meski begitu, Tabatabaie menyatakan, hukumannya bisa dikurangi dengan alasan Ghavami berkelakuan baik dan tidak memiliki kasus hukum sebelumnya. Hingga kemarin, Ghavami menghabiskan 126 hari di penjara Evin. Oktober lalu, dia melakukan aksi mogok makan selama empat hari karena merasa diperlakukan tidak adil. Halaman Facebook-nya juga dipenuhi dengan seruan agar Ghavami segera dibebaskan. Perdana Menteri Inggris David Cameron saat bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani juga menyinggung kasus tersebut. Cameron menegaskan, tindakan Iran terhadap Ghavami bisa mengganggu hubungan kedua negara. Permintaan agar Ghavami dibebaskan juga datang dari lembaga HAM Amnesty International. ’’Ghoncheh Ghavami dipenjara karena menyuarakan kata hatinya. Pemerintah Iran seharusnya membebaskan dia dari penjara secepatnya dan tanpa syarat,’’ ujar pihak Amnesty International. (AFP/AP/c23/sha)
Nonton Voli, Dihukum 1 Tahun
Selasa 04-11-2014,07:49 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 02-11-2026,06:00 WIB
Harga Terbaru iPhone 15, 16, 17 dan 18 Pro di iBox November 2026
Senin 02-11-2026,06:38 WIB
10 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta, Paling Layak Beli, Irit Bahan Bakar dan Efisien
Senin 02-11-2026,15:29 WIB
Ole Romeny Cedera, Striker Keturunan Bandung Siegert Baartmans Muncul sebagai Opsi Baru Timnas Indonesia
Senin 02-11-2026,01:00 WIB
Bukan Sekadar Tanaman Hias, Bambu Kuning Ternyata Punya 5 Makna Keberuntungan
Senin 02-11-2026,07:00 WIB
Jangan Asal Gas! Ini 8 Pantangan Mengendarai Motor Listrik agar Komponen Tidak Cepat Rusak
Terkini
Senin 02-11-2026,22:05 WIB
Trump Ditekan untuk Serang Iran Gunakan Senjata Nuklir, Ternyata Israel Biang Keroknya
Senin 02-11-2026,21:46 WIB
Rumah Makin Nyaman dengan Tanaman Indoor Hias Minimalis, Ini 7 Jenis yang Layak Dipertimbangkan
Senin 02-11-2026,21:41 WIB
Tanaman Indoor Hias Minimalis Hemat Ruang, Ada Pilihan Berdaun Cantik hingga Tanaman Herbal
Senin 02-11-2026,21:35 WIB
Mau Interior Lebih Estetik? Simak 6 Tanaman Indoor Hias Minimalis yang Mudah Dipadukan dengan Dekorasi
Senin 02-11-2026,21:31 WIB