Dinilai Sulit Membahas dan Mengontrol INDRAMAYU – Rancangan APBD 2015 yang disampaikan Bupati Indramayu, Hj Anna Sophanah beberapa waktu yang lalu, mendapat tanggapan dari fraksi-fraksi di DPRD Indramayu, dalam rapat paripurna DPRD Indramayu yang mengagendakan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap RAPBD 2015 dan lima raperda, Senin (3/11). Saat menyampaikan pandangan, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) menolak pengajuan RAPBD yang disampaikan bupati. “Bupati harus merevisi RAPBD 2015, karena ada hal yang masih belum sesuai,” ujar ketua fraksi PKB, M Solihin SSos. Solihin mengungkapkan, penyusunan RAPBD seharusnya berpedoman pada PP Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Permendagri Nomor 13 Tahun 2006, dan Permendagri Nomor 37 Tahun 2014. Hal itu dimaksudkan agar tercapai keserasian kebijakan anggaran antara pemerintah pusat dan daerah. Menurut Solihin, dalam pasal itu, struktur APBD yang terdiri dari pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah seharusnya dirinci dan diklasifikasi menurut urusan pemerintah dan organisasi, dan disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk pendapatan daerah meliputi semua penerimaan daerah, dan belanja daerah meliputi semua pengeluaran daerah. Sedangkan pembiayaan daerah meliputi semua transaksi keuangan daerah. “Dalam RAPBD, bupati tidak merinci objek pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah. Sehingga menyulitkan pembahasan lebih lanjut dan menyulitkan pengontrolan,” kata Solihin. Solihin menambahkan, jika tata laksana pemerintahan dapat dilaksanakan pemda dengan baik, maka dapat meminimalkan terjadinya korupsi. Solihin menegaskan, FPKB minta bupati mengadakan perbaikan-perbaikan terhadap RAPBD sesuai Permendagri 13/2006 terutama pasal 24. Jika tidak dilakukan perbaikan, maka pihaknya tidak bertanggung jawab terhadap keabsahan APBD 2015. Anggota Fraksi PKB, Dalam SH KN menambahkan, FPKB juga meminta penjelasan tentang peningkatan belanja yang lebih besar dibandingkan PAD. Selain itu, antara belanja tidak langsung dengan belanja langsung juga terjadi ketimpangan. (oet)
FPKB Minta Bupati Revisi RAPBD 2015
Selasa 04-11-2014,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,11:09 WIB
Rekomendasi Mobil MPV Bekas 50 Jutaan Paling Laris 2026, Kabin Luas, Muat 7 Penumpang, Cocok untuk Keluarga
Selasa 28-07-2026,09:48 WIB
Prediksi Shio Pembawa Keberuntungan Terbaru, Ada 5 Shio yang Diprediksi Paling Hoki Hari Ini
Selasa 28-07-2026,07:03 WIB
Puncak Kemarau Akhir Agustus 2026, Lima Kecamatan di Cirebon Mulai Kekurangan Air Bersih
Selasa 28-07-2026,16:00 WIB
Wisata Kuliner Malam di Cirebon Makin Ramai, Area Parkir GTC Disulap Jadi Surga Jajanan
Selasa 28-07-2026,10:30 WIB
BPKPD Buka Fakta Lama: Tunggakan Pajak BUMD Kota Cirebon Sudah Ada Sejak 2013
Terkini
Rabu 29-07-2026,06:01 WIB
Ribuan Kendaraan Padati Cirebon Timur, DPRD Dorong Bus Khusus Karyawan dan Usulankan Flyover
Rabu 29-07-2026,05:14 WIB
Kabin Super Lega Jadi Andalan, 7 Mobil Bekas 7 Seater Ini Punya Fitur Lengkap dan Harga Masih Bersahabat
Rabu 29-07-2026,05:06 WIB
Baterai Awet Jadi Andalan, 3 HP Murah untuk Sales Lapangan dengan Sinyal Stabil dan Fast Charging
Rabu 29-07-2026,05:00 WIB