CALIFORNIA - Pesawat jet tempur termahal milik angkatan laut Amerika Serikat (AS) F-35C sukses mendarat di kapal induk USS Nimitz di San Diego, California, Senin (3/11). Pendaratan itu merupakan bagian dari uji coba pesawat baru tersebut. Rencananya, uji coba di area laut itu dilakukan selama dua minggu untuk mengetes seluruh kemampuan pesawat tersebut. \"Hari ini adalah momen bersejarah dalam pengembangan pesawat F-35C,\" ujar pilot yang melakukan tes pada F-35C Komandan Tony Wilson. \"Ini adalah puncak kerja keras selama bertahun-tahun dari ribuan tim yang berbakat,\" tambahnya. Pengembangan pesawat itu adalah program pembuatan senjata termahal dalam sejarah AS. Selama pengembangan, berbagai masalah terkait dengan pembiayaan dan kesalahan teknis mendera. Karena itulah, pendaratan yang sukses di kapal induk USS Nimitz tersebut dianggap sebagai langkah besar pengembangan ke depan oleh Pentagon. \"Kami sangat senang telah mengambil langkah ini. Kami akan menggunakan momen ini sebagai batu loncatan menuju masa depan,\" ungkap Laksamana Madya Angkatan Laut AS David Buss. Tujuan tes kali itu adalah mengumpulkan data lapangan terkait dengan kemampuan pesawat F-35C beroperasi di atas pesawat induk. Hasilnya akan dipakai sebagai bahan rujukan bagi angkatan laut AS untuk membuat beberapa penyesuaian. Dengan begitu, tidak akan ada masalah lagi saat pesawat F-35C tersebut mulai dipakai pada 2018. Selain itu, hasil uji coba kali ini bakal dipakai untuk mengembangkan jenis pesawat F-35 yang lain. Yaitu, menciptakan jenis senjata yang lebih efektif daripada sebelumnya. \"Tim gabungan untuk mengetes F-35C ini telah melakukan persiapan yang luar biasa pada hari ini. Ini akan menjadi satu pendaratan di luar ribuan pendaratan yang akan terjadi dalam beberapa dekade mendatang,\" ucap Executive Officer Program F-35C Letnan Jendral Chris Bogdan. Pihak angkatan laut juga menyatakan bahwa pesawat itu merupakan kombinasi paling canggih antara pesawat siluman dan kecepatan tempur, kelincahan, serta ketepatan target. Pesawat F-35C tersebut lebih besar jika dibandingakan dengan pesawat tempur angkatan udara F-35A dan F-35B yang didesain untuk tinggal landas dan mendarat dalam jarak pendek. Tujuannya, agar pesawat F-35C itu bisa menahan pengaruh benturan saat mendarat di kapal induk. (The Telegraph/Army Times/Military News/sha/c20/ami)
Jet Tempur Termahal AS Sukses Mendarat
Rabu 05-11-2014,08:15 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 02-11-2026,06:00 WIB
Harga Terbaru iPhone 15, 16, 17 dan 18 Pro di iBox November 2026
Senin 02-11-2026,06:38 WIB
10 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta, Paling Layak Beli, Irit Bahan Bakar dan Efisien
Senin 02-11-2026,01:00 WIB
Bukan Sekadar Tanaman Hias, Bambu Kuning Ternyata Punya 5 Makna Keberuntungan
Senin 02-11-2026,15:29 WIB
Ole Romeny Cedera, Striker Keturunan Bandung Siegert Baartmans Muncul sebagai Opsi Baru Timnas Indonesia
Senin 02-11-2026,07:00 WIB
Jangan Asal Gas! Ini 8 Pantangan Mengendarai Motor Listrik agar Komponen Tidak Cepat Rusak
Terkini
Senin 02-11-2026,20:01 WIB
Persib Bandung Punya Keuntungan Jelang Hadapi Melbourne Victory, Begini Skenario Lolos 16 Besar ACL 2
Senin 02-11-2026,19:59 WIB
Pulihkan Hutan Pascakebakaran, 1.000 Bibit Pohon Ditanam di Tahura Bukit Soeharto
Senin 02-11-2026,19:03 WIB
42 Persen Guru di Kuningan Disebut Hadapi Masalah Pinjol, Bupati Minta Disdikbud Bertindak
Senin 02-11-2026,18:44 WIB
Persib di Ambang 16 Besar ACL Two! Ini Hitungan Poin dan Skenario Lolos dari Grup E
Senin 02-11-2026,18:29 WIB