Soal Isu Bupati dan Wabup Tidak Harmonis KUNINGAN – Para petinggi daerah mulai dari bupati, wabup dan sekda langsung menggelar rapat darurat, kemarin (11/11). Mereka membahas soal santernya isu ketidakharmonisan yang terjadi di gedung putih. Pantauan Radar di pendopo kemarin, para petinggi daerah melangsungkan rapat. Rapat tersebut dihadiri langsung Bupati Hj Utje Ch Suganda MAP, Wabup H Acep Purnama MH dan Sekda Drs H Yosep Setiawan MSi. Bahkan hadir pula para camat se-Kuningan. Namun hasilnya belum diketahui secara pasti pertemuan tersebut. Kabag Humas Setda, Asep Budi Setiawan sendiri saat dikonfirmasi membantah jika itu merupakan rapat darurat. Dia menjelaskan, terdapat dua agenda rapat pada hari yang bersamaan. “Rapat pertama membahas soal UU Desa yang diikuti para camat dengan leading sector BPMD (Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa). Sedangkan rapat kedua merapatkan hal-hal yang berkaitan dengan raperda,” terang Asep. Soal isu ketidakharmonisan dan kubu-kubuan di kalangan birokrat Kuningan, Asep enggan untuk menanggapinya. Begitu pula soal usulan untuk membubarkan Uhas Center. Sama halnya dengan Dadang Suhendar selaku Sekretaris Uhas Center. Dia tidak mau mengomentari apa yang diungkapkan Abdul Haris SH. “Wios lah moal dikomen. Saya sih cuma minta jangan lagi diangkat masalah itu mah,” jawab Dadang yang disampaikan via pesan pendek. Pihak lain yang terlibat dalam Uhas Center pun enggan untuk menanggapi pernyataan Abdul Haris. Dr Ukas Suharfaputra MP, misalnya, birokrat yang menjabat Kadishutbun itu mengaku belum membaca koran. “Saya belum baca,” kata Ukas. Terpisah, Ketua LSM Kampak, Fri Maladi, turut memperkuat apa yang telah dilontarkan Abdul Haris SH. Dia sepakat terhadap isu terbelahnya “gedung putih.” Sebab, sebagai bagian dari rakyat Kuningan dirinya tidak merasakan adanya kemajuan di Kuningan. “Kami tidak merasakan adanya kemajuan. Pasti salah satu penyebabnya, ada tarik-menarik kepentingan di antara dua kubu yang ada. Nyata tur karasa oleh saya kok sudah satu tahun ini,” ketus Maladi. Tarik-menarik kepentingan tersebut, menurut Maladi, kemungkinan besar akibat adanya perebutan “roti” kekuasaan. Kepentingan itulah yang menurut Maladi membuat mereka kurang memikirkan rakyat. Justru malah hanya memikirkan mereka sendiri. “Yang dipikirkan itu ya kepentingan mereka sendiri. Akhirnya semua proyek siapa sih yang megang? Cara lelangnya pun seperti apa sih? Saya kira bukan rahasia lagi,” kata dia tanpa menyebutkan nama orang ataupun perusahaan. Soal Uhas Center, Maladi mengatakan, bisa jadi terlibat. Karena mereka selaku timses saat pilkada dipastikan menerima janji-janji dari kandidat waktu itu. Mereka pun bukan tanpa modal dan perjuangan dalam memenangkan jagoannya. “Wajar kalau mereka menagih janji. Apa pun caranya yang penting modal balik, untung dapat. Saya kira gak ada istilah ibadah dalam hal ini,” ucapnya. (ded)
Petinggi Daerah Rapat Darurat
Rabu 12-11-2014,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,18:12 WIB
Anak Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Dilaporkan ke Polisi, Ini Dia Kasusnya
Senin 27-07-2026,15:00 WIB
Mobil Bekas Toyota Terlaris Tahun 2026, Masih Jadi Buruan karena Irit dan Harga Stabil
Senin 27-07-2026,13:56 WIB
Tayang Malam Ini, Live Streaming Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026 Bisa Ditonton Gratis! Begini Caranya
Selasa 28-07-2026,03:45 WIB
Hasil Pertandingan Indonesia VS Kamboja Piala AFF 2026, Tim Asuhan John Herdman Raih 3 Poin Penting
Senin 27-07-2026,13:57 WIB
Skenario Indonesia Juara Piala AFF 2026: Laga Kontra Vietnam Jadi Penentu, Persentase Juara Tinggi!
Terkini
Selasa 28-07-2026,12:11 WIB
Harga dan Kredit Motor Listrik Polytron Fox 350 Terbaru, Desain Futuristis Cicilan Mulai Rp1 Jutaan
Selasa 28-07-2026,12:00 WIB
Efisiensi Energi, KAI Daop 3 Cirebon Manfaatkan Solar Panel di 3 Stasiun
Selasa 28-07-2026,11:30 WIB
Miris! 16 dari 25 Kasus Kekerasan Anak di Kota Cirebon Ternyata Kekerasan Seksual
Selasa 28-07-2026,11:28 WIB
Bingung Cari Cafe 24 Jam di Bandung? Ini 5 Tempat Murah yang Bikin Betah Sampai Pagi
Selasa 28-07-2026,11:09 WIB