Terkait Kematian Haris, Disebut Gagal Memimpin KUNINGAN - Drs H Agus Abdul Kholik MM marah besar ketika mendengar adanya penilaian dirinya gagal memimpin kemenag. Hal tersebut mengingat adanya insiden kematian siswa MTsN Model Cigugur yang diduga korban pengeroyokan. “Sebenarnya tewas siswa MTsN bukan tanggung jawab saya sebagai pempinan kemenag. Karena saya kan sudah pindah sejak tanggal 11 Desember. Bukti selama lima tahun menjabat sudah bisa dinilai oleh semua orang bagaimana saya selama ini ,” ucap Agus dengan nada tinggi usai acara pisah sambut kepala kemenag di Gedung KNPI, kemarin (23/12). Agus menantang orang yang menilai dia gagal karena ada siswa MTs tewas untuk berhadapan dengan dirinya. Sambil mengepalkan tangan dan dengan wajah emosi, Agus kembali menantang orang yang menilainya gagal untuk menemuinya. “Yang nilai saya gagal temui saya dan saya siap berhadapan dengan mereka,” ujar dia sambil kembali mengepalkan tangan. Sementara Kasubag TU Kuningan Drs H Yosron Kholid enggan mengomentari lebih jauh mengenai insiden kematian siswa MTsN Cigugur dihubungkan dengan kepemimpinan mantan atasannya. Ia hanya menyebutkan, meninggalnya Haris karena musibah bukan dikeroyok. “Saya tidak ingin mengomentari lebih jauh. Sudah saja ke Pak Kepala,” ucap pejabat senior di kemenag Kuningan itu. Tewasnya Haris Solehudin pada tanggal 20 Desember lalu seolah menjadi kado selamat datang bagi kepala kemenag baru, Undang Munawar. Banyak pihak menilai, tewasnya Haris bukti kepemimpinan yang ada di Kemenag Kuningan telah gagal. Undang sendiri sebelumnya menyatakan, bahwa Haris bukan tewas dikeroyok. Untuk itu ia berharap warga tidak menghakimi lembaga madrasah atas kejadian ini. Dengan masih misteriusnya kasus kematian membuat warga semakin penasaran. Pengumuman hasil otopsi akan menjadi jawaban pasti terhadap kasus ini. Sementara itu, acara pisah sambut sendiri dihadiri Bupati Kuningan Hj Utje Ch Hamid Suganda. Bupati Utje mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan pengabdian Agus Abdul Kholik. Begitu juga kepada kepala kemenag baru, Utje mengucapakan selamat datang. Kholik sendiri termasuk kepala kemenag yang jabatannya paling lama, yakni lima tahun. Kholik dipindahkan ke Kemenag Kabupaten Tasikmalaya. Sedangkan penggantinya berasal dari Kemenag Kota Banjar. (mus)
Mantan Kepala Kemenag Marah
Rabu 24-12-2014,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,18:12 WIB
Anak Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Dilaporkan ke Polisi, Ini Dia Kasusnya
Selasa 28-07-2026,06:40 WIB
7 Mobil Bekas MPV 7 Seater Pas Buat Keluarga, Kabin Lega Performa Bandel, Harga Turun Signifikan
Selasa 28-07-2026,03:45 WIB
Hasil Pertandingan Indonesia VS Kamboja Piala AFF 2026, Tim Asuhan John Herdman Raih 3 Poin Penting
Selasa 28-07-2026,11:09 WIB
Rekomendasi Mobil MPV Bekas 50 Jutaan Paling Laris 2026, Kabin Luas, Muat 7 Penumpang, Cocok untuk Keluarga
Senin 27-07-2026,22:29 WIB
Hasil Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026: Mitchell Baker Hattrick di Laga Debut, Garuda Menang Telak 5-1!
Terkini
Selasa 28-07-2026,17:30 WIB
Satgas Pajak Kota Cirebon Libatkan APH, Sekda Tegaskan Bukan Debt Collector
Selasa 28-07-2026,17:00 WIB
Cirebon Siap Bikin Sejarah! Festival Topeng Internasional Bakal Diramaikan Seniman Mancanegara
Selasa 28-07-2026,16:34 WIB
Tak Ada Perbaikan Setelah Penundaan Gaji, Pemkot Pecat Salah Satu ASN
Selasa 28-07-2026,16:00 WIB
Wisata Kuliner Malam di Cirebon Makin Ramai, Area Parkir GTC Disulap Jadi Surga Jajanan
Selasa 28-07-2026,15:40 WIB