Terkait Pencalonan Acep Jadi Ketua DPC PDIP KUNINGAN – Pernyataan Ketua PAC Enang Nurdin terkait estafet kepemimpinan partai banteng moncong putih, ditanggapi Wakil Sekretaris DPC PDIP Kuningan, M Toha. Dia meminta semua pihak agar tidak mendramatisasi persoalan. Masuknya nama H Acep Purnama MH pada pencalonan ketua DPC periode selanjutnya, diharapkan pula jangan terlalu diresahkan dan tak perlu ditakuti. Dalam mengawali pembicaraannya, Toha menegaskan, dinamika yang terjadi di tubuh PDIP menyangkut masalah konsolidasi struktural sudah diatur dalam SK DPP Nomor 066 dan 067/2014. SK tersebut merupakan mekanisme yang telah menjadi keputusan partai dalam rangka pembenahan struktural di setiap jenjang kepengurusan. “Persoalan siapa dan bagaimana seorang kader memimpin partai, sudah diberikan kesempatan yang luas untuk mencalonkan atau mengikuti bursa pencalonan sesuai dengan amanat SK tersebut,” kata Toha, kemarin (30/12). Menurutnya, itu sudah mengisyaratkan kerangka demokrasi menuju kaderisasi atau regenerasi. Sehingga jangan disimpulkan sebuah partai itu harus bergantung kepada seseorang. Siapa pun, kata dia, mempunyai hak yang sama dan diberikan kesempatan yang luas untuk mencalonkan selama mampu. “Jadi kalau dianggap tidak ada regenerasi, itu persepsi yang keliru. Tidak bergantung ke Pak Acep, kok. Masa Pak Acep ikut bursa pencalonan dianggap tidak ada regenerasi. Pak Acep juga punya hak, bukan berarti menghalangi. Hal itu sudah diatur di SK. Siapa pun boleh ikut bursa,” tandasnya. Toha melanjutkan, belum lama ini penjaringan bakal calon sudah dilakukan. Itu menunjukkan PDIP sedang melakukan regenerasi. Sambutan para kader partai di setiap jenjang pun menunjukkan respons positif terhadap penjaringan tersebut. Terbukti banyak kader yang terjaring. “Inilah dinamika yang disebut regenerasi partai. Regenerasi itu bukan berarti Pak Acep menyerahkan kepada siapa, atau tidak mencalonkan. Karena memang PDIP bukan milik Pak Acep dan tidak bergantung pada Pak Acep,” ungkap Toha. Jika Acep Purnama sudah menjabat ketua PDIP selama tiga periode, menurut dia, bukan berarti memonopoli. Justru menjadi sebuah kewajiban dan menunjukkan bahwa Acep masih memiliki tanggung jawab terhadap partai. Terlebih dirinya memiliki hak untuk mencalonkan seperti yang diatur dalam SK 066 dan 067. “Nah, bagi kader yang lain yang merasa mampu, silakan maju. Aturannya juga jelas bahwa semua punya hak. Tinggal bagaimana mempersiapkan dirinya. Jangan merasa harus ditunjuk atau diusulkan tapi harus punya tanggung jawab yang sama. Ketika kemudian diusulkan itu merupakan wujud proses regenerasi,” jelas dia. Selain itu, Toha juga menegaskan keputusan untuk menilai dan menyaring itu bukan berada di tangan DPC atau berada di tangan Acep. Tapi justru digodok DPP dengan penilaian yang lebih objektif. Diyakini olehnya, DPP pun memiliki kejelian dalam melakukan evaluasi dan penilaian. “Prosesnya sangat demokratis dan pola ini dalam upaya menjaga hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan pribadi yang hanya memikirkan kekuasaan semata. Voting-voting-an lebih cenderung mendekati praktik transaksional yang bersifat pragmatis. Sehingga dengan adanya SK 066 dan 067, usulannya itu dari bawah dan meminimalisasi praktik pragmatis,” kata Toha. Dengan adanya 12 bakal calon pun, menurutnya itu merupakan generasi yang sedang diproses. Toha sendiri, diakui olehnya masuk ke dalam 12 nama tersebut. Sehingga persoalan regenerasi dimintanya jangan didramatisasi dan jangan terlalu diresahkan. Jangan sampai takut pula ketika Acep masuk bursa pencalonan dalam konfercab mendatang. (ded)
Jangan Mendramatisasi Persoalan
Rabu 31-12-2014,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 08-06-2026,17:35 WIB
Sejumlah SPPG di Kota Cirebon Berhenti Beroperasi, Distribusi MBG Terganggu
Senin 08-06-2026,14:50 WIB
Shin Tae-yong Pelatih Persija, Siap Bangun Tim Juara dengan Investasi Fantastis
Senin 08-06-2026,17:26 WIB
Sejumlah SPPG di Kota Cirebon Berhenti Beroperasi, Dana dari Pusat Terhambat Cair
Senin 08-06-2026,16:44 WIB
10 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Selain Avanza dan Xenia, Irit dan Cocok untuk Keluarga
Senin 08-06-2026,17:30 WIB
5 Shio Penarik Rezeki Juni 2026, Peluang Cuan Datang Bertubi-tubi
Terkini
Selasa 09-06-2026,14:00 WIB
KAI Daop 3 Cirebon Hadirkan Diskon Hingga 30 Persen pada Event Songlist Festival Cirebon 2026
Selasa 09-06-2026,13:45 WIB
Lautan Penonton di Shell BLU CRU Yamaha Enduro Challenge Landak Kalbar, 10 Ribu Penonton Padati Lokasi !
Selasa 09-06-2026,13:29 WIB
UNU Cirebon Gelar Wisuda Ke-VII, 368 Lulusan Resmi Sandang Sarjana
Selasa 09-06-2026,13:12 WIB
Saatnya Aldi Satya Mahendra Beraksi Lagi, Berburu Poin Penting di Misano
Selasa 09-06-2026,13:00 WIB