CIREBON – Klub Olahraga Pelajar (KOP) Kota Cirebon cabang catur mulai berinovasi soal pembinaan usia muda. Untuk pertama kalinya, KOP catur bakal menggelar Liga Catur 2015. Perhelatan itu akan digelar setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Putaran pertama akan digelar hari ini di Aula SDN Pekalangan, Kota Cirebon. Di perhelatan perdana ini, KOP catur hanya menggelar Liga Catur untuk pecatur putra. Even ini akan diikuti delapan pecatur, masing-masing tiga pecatur dengan status pelajar SD, dua pecatur pelajar SMP dan tiga pecatur pelajar SMA. KOP tidak mengklasifikasikan pertandingan berdasarkan jenjang sekolah. Seluruh pecatur akan saling berhadapan dalam sistem setengah kompetisi setiap pekannya. “Meski para pecatur memiliki jenjang sekolah berbeda, namun tidak ada perbedaan bagi mereka. Mereka berada dalam satu level dan akan saling berhadapan,” terang Ketua KOP catur, Johanes Ciputra. Menurut Johanes, KOP memiliki data prestasi kedelapan pecatur yang akan mengikuti liga. Johanes menyebut, kedelapan pecatur memiliki tingkat kemampuan hampir sama. Jadi, tidak masalah meski pecatur dari pelajar SD menghadapi pecatur dari SMA. “Level permainan mereka yang akan menentukan hasil kompeisi ini,” katanya. Delapan pecatur tersebut adalah Galang Aditia (SDN Pelandakan), Muhammad Rafi (SDN Guntur), Rino Adriano (SDN Karang Anom), Rifki Muhamad (SMPN 1 Kota Cirebon), M Rizky (SMP Sunan Kalijaga), Widi Yos Firmansyah (SMAN 8 Cirebon), Gerry Matias (SMA Putra Nirmala) dan Panji Caturangga (SMAN 1 Cirebon). “Di akhir kompetisi, dua pecatur yang berada di peringkat terbawah akan terdegradasi. Posisinya akan digantikan oleh dua pecatur potensial lainnya yang sudah masuk rengking KOP,” terang Johanes. Ia mengungkapkan, untuk tahun ini, KOP baru bisa menggelar liga bagi pecatur putra. Pecatur putri masih minim, karena itu KOP masih belum bisa menggulirkan liga. Johanes memaparkan bahwa peserta liga catur tidak boleh siswa kelas akhir. Artinya, tidak boleh kelas 6 SD, kelas 3 SMP atau kelas 3 SMA. Dibatasi demikian, karena tujuannya adalah O2SN. Dalam O2SN tidak diperkenankan siswa kelas akhir ikut serta. “Dengan batasan tersebut, pecatur putri yang ada tidak lolos kualifikasi. Maka, kami putuskan untuk memaksimalkan pembinan terlebih dahulu sebelum menggelar liga untuk kategori putri,” bebernya. (ttr)
KOP Gelar Liga Catur
Sabtu 17-01-2015,09:00 WIB
Reporter : Dian Arief Setiawan
Editor : Dian Arief Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 17-09-2026,11:46 WIB
Persib 'Gendong' Ranking Liga Indonesia di Asia Naik Usai Kalahkan FC Seoul
Kamis 17-09-2026,07:52 WIB
8 Tanaman Hias untuk Kamar Mandi, Tahan Lembap, Bantu Segarkan Udara, Wangi Alami dan Jadi Dekorasi
Kamis 17-09-2026,09:00 WIB
Haul Agung Sunan Gunung Jati Digelar Akhir Pekan Ini, Ada 9 Elemen Bersatu
Kamis 17-09-2026,09:50 WIB
2 Motor Terlibat Kecelakaan di Depan Stasiun Prujakan Cirebon, 2 Pengendara Luka Serius
Kamis 17-09-2026,05:41 WIB
Mitsubishi Mirage Exceed 2016 Bekas, Hatchback Compact dengan CVT, FWD, 5 Kursi dan Head Unit Double DIN
Terkini
Jumat 18-09-2026,02:03 WIB
TMMD Imbangan ke-129 Tuntas, Jalan 820 Meter di Gunungmanik Kuningan Buka Akses ke Curug Payung
Kamis 17-09-2026,23:17 WIB
Tak Butuh Banyak Tempat, Ini Tanaman Hidroponik Outdoor yang Cocok untuk Hunian Modern
Kamis 17-09-2026,23:00 WIB
7 Tanaman Minimalis Outdoor Hiasan untuk Rumah dengan Lahan Terbatas, Pas untuk Pemula
Kamis 17-09-2026,22:56 WIB
Tanaman Minimalis Outdoor Hiasan, Pilihan Cantik untuk Rumah Sempit yang Tetap Terlihat Asri
Kamis 17-09-2026,22:21 WIB