Pemkab Tidak Mengetahui Perekrutan Sukwan MAJALENGKA – Penertiban pegawai honorer dan tenaga sukarelawan (sukwan) di seluruh OPD Pemkab Majalengka, akan segera direalisasikan dalam pekan-pekan ini. Bupati Majalengka H Sutrisno SE MSi menyebutkan, paling tidak dalam dua hingga tiga hari kedepan akan melaksanakan rencana penertiban tersebut. Kepada wartawan kemarin (2/2), Sutrisno menyebutkan jika selama ini Pemkab tidak pernah mengangkat tenaga sukwan pegawai honorer atau apapun istilah semacamnya, karena peraturan perundangan tidak membolehkan Pemkab melakukan pengangkatan. Namun bupati tidak memungkiri jika dalam kurun waktu beberapa tahun ke belakang, banyak oknum kepala OPD maupun oknum di internal OPD melakukan pengangkatan tenaga sukwan. Akan tetapi pada saat itu hal tersebut di luar pengetahuan Pemkab, sehingga sukwan maupun honorer tersebut tidak terdaftar di badan kepegawaian daerah (BKD). “Memang beberapa tahun yang lalu akal-akalan kepala OPD merekrut pegawai dengan status sukwan untuk ditempatkan sebagai tenaga kebersihan atau penjaga malam, tapi itu diluar sepengetahuan Pemkab. Makanya di BKD juga tidak ada rinciannya,” tegas bupati. Dia menjelaskan, pemerintah memang dibolehkan merekrut pegawai lewat perjanjian kerja dengan syarat hanya bila benar-benar dibutuhkan dan pekerjaannya tidak tertangani oleh PNS di lingkungan OPD tersebut seperti cleaning service dan penjaga malam. Mengenai pengupahan atau honornya, disesuaikan dengan anggaran yang ada. “Kenyataannya yang terjadi di banyak OPD, memang statusnya penjaga malam dan petugas kebersihan, tapi malah dipekerjakan sebagai petugas pengetikan surat atau petugas pengirim surat keluar dan surat masuk dan tugas lainya yang semestinya hal itu menjadi bagian pekerjaan dari staf yang sudah PNS,” sebutnya. Disamping itu, untuk pengupahan atau penggajian mereka ternyata dianggarkan dari belanja barang dan jasa. Sehingga dalam DPA setiap OPD tidak ada yang mencantumkan honor tenaga sukwan ataupun tenaga petugas kebersihan dan penjaga malam. Jadi, pola itu menjadikan mereka tidak terdaftar di BKD dan honornya tidak teranggarkan dalam APBD. Yang lebih memprihatinkan, para tenaga sukwan dan pegawai honorer yang berstatus penjaga malam dan petugas kebersihan itu tidak sedikit diantaranya yang lulusan sarjana, bahkan S2. Padahal, untuk pekerjaan penjaga malam dan petugas kebersihan, kiranya cukup memanfaatkan tenaga lulusan SD atau SMP. Sementara itu, perekrutan tenaga sukwan dan pegawai honorer juga diduga dilatarbelakangi kedekatan yang bersangkutan dengan oknum pejabat di OPD yang menjadi tempatnya bekerja. Mereka yang direkrut, status kedekatanya tidak jauh seperti famili, keponakan, ipar, menantu dan lain semacamnya. “Silahkan cek sendiri di banyak OPD, pegawai honor atau tenaga sukwan itu asal muasal perekrutanya karena oknum pejabat OPD punya hubungan kedekatan, paling tidak keluarganya. Jadi, ada yang merasa kagok juga ketika Pemkab meminta OPD menginventarisir ulang keberadaan sukwan dan honorer yang tidak efektif. Tapi jangan sampai nanti penilaiannya subjektif,” ujar salah seorang pegawai Pemkab. (azs)
Segera Tertibkan Tenaga Honorer
Selasa 03-02-2015,08:26 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 16-03-2026,13:43 WIB
BREAKING NEWS: Mayat Perempuan di Kamar Kos Cirebon Diduga Korban Pembunuhan
Senin 16-03-2026,11:08 WIB
Walikota Cirebon Disomasi, Bidang Hukum Partai Golkar Bantah Ada Perjanjian Biaya Jasa Advokat
Senin 16-03-2026,02:41 WIB
Bocoran Mobil Listrik Chery Terbaru 2026: Exeed EX7 Siap Meluncur, SUV Premium Kecepatan 200 Km per Jam
Senin 16-03-2026,02:29 WIB
Pernyataan Bojan Hodak dan Marc Klok Usai Persib Ditahan Imbang Borneo FC, Singgung Kehilangan Dua Poin
Senin 16-03-2026,02:16 WIB
10 Ucapan Lebaran 2026 Terbaru untuk Kartu Hampers dan Gratis Template
Terkini
Senin 16-03-2026,22:00 WIB
Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat 2026, Kapolda Jabar Tinjau Rest Area 228A
Senin 16-03-2026,21:16 WIB
Hashim Ungkap Arahan Prabowo:Tanah BUMN Tak Boleh Dijual, Diprioritaskan untuk Rumah Rakyat
Senin 16-03-2026,20:54 WIB
Viral! Siswa SD di Lombok Tengah Minta Keadilan ke Presiden Prabowo soal MBG
Senin 16-03-2026,20:17 WIB
Arus Mudik Mulai Terasa, 68 Ribu Kendaraan Melintas di Jalur Bypass Cirebon
Senin 16-03-2026,20:01 WIB