HAURGEULIS– Sejumlah kandidat yang disebut-sebut akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Indramayu 2016 mendatang sudah memperlihatkan indikasi siap maju. Hanya saja, kebanyakan masih didominasi oleh tokoh-tokoh dari wilayah Kota dan Kabupaten Indramayu bagian timur (Intim). Mereka sudah mulai bersosialisasi dengan medium-medium konvensional untuk pemilihan eksekutif. Seperti melalui iklan dimedia cetak maupun pemasangan baliho dibeberapa titik strategis. Sementara para tokoh dari wilayah Kabupaten Indramayu bagian barat (Inbar) terkesan masih malu-malu. Mereka belum mengungkapkan niat secara terbuka. “Sebetulnya bukan tidak ada, cuma rata-rata masih malu-malu kucing. Masih melihat situasi dan kondisi dan juga respons masyarakat,” ujar pemerhati pilkada, Bukhori SSos, kepada Radar, Jumat (6/2). Menurut dia, di Inbar sebenarnya tidak kekurangan stok pemimpin yang disebut-sebut berbagai kalangan atau terpublikasi di media massa. Baik dari latar belakang politisi, pengusaha, birokrat, cendekiawan, akademis dan tokoh-tokoh yang memiliki kualitas dan layak untuk maju. Misalnya saja H Eri Isnaeni SH tokoh masyarakat Kecamatan Haurgeulis yang juga aktivifis pemekaran Kabupaten Indramayu Barat. Dari kalangan akademisi ada DR Arjono dan Indira Samego asal Kecamatan Anjatan yang saat ini menjadi tokoh nasional. Dari kalangan pengusaha ada nama H Bambang Hermanto SE dari Kecamatan Sukra dan H Mansyur Idris SH dari Kecamatan Kandanghaur. Kemudian dari partai politik bertengger nama Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Syamsul Bachri SH MH serta Ruslandi mantan calon wakil bupati pada Pilkada 2010 yang berasal dari Kecamatan Gabus Wetan. Inbar juga memiliki tokoh pengusaha perempuan yang sukses berkarir di dunia politik yakni Hj Eti Erawati asal Kecamatan Terisi. Wanita yang akrab disapa Eeng Carli ini berhasil menjadi anggota DPRD Kota Cirebon. “Inbar tidak kekurangan stock calon kepala daerah. Banyak yang potensial. Wakil bupati Indramayu sekarang kan, H Supendi dari Inbar juga,” ujar Bukhori. Namun masalahnya, lanjut dia, mayoritas para calon pemimpin yang berpotensi di Inbar tidak memiliki kendaran partai politik. Sehingga kalaupun ada peluang maju Pilkada harus melalui jalur perseorangan seperti yang dilakukan oleh pasangan H Api Karpi-H Rawita Rame pada Pilkada 2010 lalu. (kho)
Jagoan Indramayu Barat Malu-malu Kucing
Sabtu 07-02-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 29-07-2026,11:00 WIB
Kronologi ASN Kota Cirebon Dipecat Gara-gara Mangkir Kerja
Rabu 29-07-2026,18:06 WIB
Update Klasemen Sementara Piala Presiden Elite 2026: Persib Lolos ke Semifinal, Persija Tantang Port FC
Rabu 29-07-2026,17:01 WIB
Dapatkan Motor Listrik Polytron Fox 350 Dengan DP Ringan, Berikut Simulasi Cicilan Terendahnya Juga
Rabu 29-07-2026,13:00 WIB
Daftar Tablet RAM 8GB, Harga Terjangkau untuk Mahasiswa: Performa Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol
Terkini
Kamis 30-07-2026,08:11 WIB
Rekomendasi Mobil MPV Bekas Harga 50 Jutaan, Pilihan Terbaik untuk Liburan Bersama Keluarga Tahun Ini
Kamis 30-07-2026,07:59 WIB
Kredit Motor Listrik Polytron Fox 350 Juli 2026, Simak Simulasi DP, Cicilan, dan Pilihan Tenornya
Kamis 30-07-2026,07:38 WIB
Prediksi Line Up Indonesia VS Timor Leste Piala AFF 2026, Skuad Garuda Bisa Menang Telak Hingga 7-0
Kamis 30-07-2026,07:03 WIB
Waspada! Dugaan Paparan Radikalisme pada Pelajar Cirebon Berawal dari Game Online
Kamis 30-07-2026,06:01 WIB