KUNINGAN- Adanya tudingan dari kusir dokar terkait penerapan satu arah Jl PB Sudirman yang mengakibatkan tidak adanya pemasukan ke kas daerah, dibantah pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Kuningan. Menurut Dishub, diberhentikannya retribusi sebesar Rp500/hari, itu karena Perda No 27/2004 tentang Retribusi Parkir sudah dicabut. Perda tersebut diganti oleh Perda No 4 Tahun 2011. Dalam perda yang baru itu, tidak ada retribusi untuk dokar, sehingga terhitung 1 Januari 2011 Dishub tidak melakukan penarikan uang retribusi. Keputusan dicabutnya retribusi merupakan kebijakan Bupati Kuningan H Aang Hamid Suganda. “Kami ingin meluruskan masalah retribusi, karena tudingan itu tidak benar. Dengan adanya pelurusan ini, setidaknya para kusir dokar mengerti kenapa tak ada penarikan retribusi lagi,” tutur Kadishub Kuningan, Djaka Chaerul, melalui Kabid Angkutan, Dadi Suryadi, kemarin. Menurut Dadi, ada tudingan itu karena para kusir belum mengetahui perda baru tersebut. Padahal, pihaknya sudah menyosialisasikannya. “Mungkin di lapangan para kusir dokar tidak menerima informasi dari pengurus Perdokar,” katanya. Dengan tidak ada retribusi, lanjutnya, pemerintah tak ingin membebani dokar. Mereka bisa leluasa mencari nafkah. Bagi pemerintah sendiri, yang terpenting kusir dokar bisa menjaga ketertiban lalu lintas agar berjalan lancar. Mengenai permintaan pemberlakuan SIM dan STNK seperti tahun sebelumnya, Dadi mengaku akan dilakukan pada 2012. Untuk pemberlakuan kedua surat penting itu, tak akan dipungut biaya alias gratis. “Pemerintah yang akan menanggung semua biaya itu. Kusir dokar tinggal menaati peraturan yang diterapkan,” jelasnya. Saat ini, kata dia, jumlah dokar di Kabupaten Kuningan sekitar 600 unit yang tersebar di seluruh wilayah. Penerapan SIM dan STNK, bertujuan agar keberadaan dokar bisa terdata dan lebih rapi dalam mencari nafkah. Adanya penerapan aturan baru yakni tidak adanya pungutan pembuatan SIM dan STNK, disambut gembira para kusir delman. Sebab, sebelumnya mereka harus mengeluarkan uang Rp40 ribu. (mus)
Retribusi Dokar Dicabut
Jumat 25-11-2011,06:00 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-07-2026,03:58 WIB
6 Mobil Bekas Murah yang Layak Dibeli Sekarang, Nyaman untuk Touring, Irit BBM, Tangguh dan Ramah Kantong
Jumat 24-07-2026,04:16 WIB
Live Persib Bandung vs Arema FC Piala Presiden 2026: Laga Perdana Sang Juara, Debut Igor Tolic sebagai Coach
Jumat 24-07-2026,05:14 WIB
Daftar HP Mewah Oppo Terbaru 2026, Kamera Hasselblad dan Baterai Jumbo Jadi Andalan
Jumat 24-07-2026,05:30 WIB
Mulai 50 Jutaan, Ini 5 Rekomendasi Mobil Bekas Layak Beli 2026, Jaringan Servis dan Sparepart Gampang Dicari
Jumat 24-07-2026,03:55 WIB
10 Pemain Naturalisasi Timnas Kamboja Siap Main di Piala AFF 2026, Indonesia Wajib Waspada
Terkini
Jumat 24-07-2026,21:09 WIB
Ramalan Shio Pembawa Hoki Hari Ini,Ada 5 Shio yang Berpeluang Diprediksi Ketiban Peluang Emas
Jumat 24-07-2026,21:02 WIB
Prediksi Shio Pembawa Keberuntungan 25-26 Juli 2026, 5 Shio Ini Diprediksi Panen Rezeki di Akhir Pekan
Jumat 24-07-2026,21:02 WIB
Belum Puncak, El Nino Kali Ini Lebih Kuat Dibanding 2023, Kekeringan Parah Bakal Landa Indonesia
Jumat 24-07-2026,20:37 WIB
APPSI Kota Cirebon Sambut Positif Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN
Jumat 24-07-2026,20:37 WIB