KUNINGAN - Meski harga BBM jenis premium naik Rp200 per liter, tarif angkutan di Kuningan sepertinya tidak mengalami kenaikan. Hal ini karena sebelumnya, Dishub dan Organda Kuningan sudah sepakat mengenai tarif angkutan berdasarkan mekanisme batas bawah dan batas atas. “tariff tidak akan naik karena kan harga sudah diatur sebelumnya. Kami sudah mengantisipasi karena kalau tidak seperti itu bisa merepotkan,” ucap Kadishub Kuningan, Drs Jaka Chaerul kepada Radar, Senin (2/3). Jaka merinci, apabila harga premium Rp5.000-Rp7.000 per liter, maka tarif angkutan umum Rp3.000 untuk umum dan Rp2.000 untuk mahasiswa/pelajar. Sedangkan apabila premium ada di kisaran Rp7.000-Rp8.000 per liter, maka tarif angkutan Rp3.500 untuk umum dan Rp2.000 untuk pelajar/mahasiswa. Apabila harga premium Rp8.000-Rp9.000 per liter, tariff angkutan harus Rp4.000 untuk umum dan Rp2.500 untuk pelajar/mahasiswa. Begitu juga apabila Rp9.00-Rp11.000 per liter, tariff angkutan Rp4.500 untuk umum dan mahasiswa/pelajar Rp3.000. “Dengan makanisme tersebut sudah jelas. Tak heran jika para sopir angkutan diam, tidak protes karena mereka sudah paham,” jelas mantan camat Ciawigebang ini. Terpisah, Wakil Ketua DPC Organda Kuningan, Toto Krismadianto membenarkan bahwa tarif angkutan tidak naik karena sudah jelas mekanismenya, yakni menggunakan batas bawah dan atas. Kalau seandainya kenaikan menyentuh Rp7.000 per liter, maka secara otomatis harga bakal naik ke angka Rp3.500. “Kami sudah sepakat. Menurut kami, ini merupakan solusi terbaik,” jelasnya. Sementara itu, para penumpang kebanyakan heran dengan tidak naiknya tarif angkutan. Namun, setelah mengetahui sistem tarif bawah dan atas, akhirnya mereka paham. “Tadi saya bayar tarif Rp3.000, tidak naik ternyata. Saya tadinya berpikir tarif akan naik seiring kenaikan premium,” ucap Lita Heryani. Ibu satu anak ini mengaku, adanya mekanisme batas atas dan bawah sangat bagus. Sebab, ketika harga premium naik, lalu tarif menyesuaikannya, maka bisa merepotkan semua pihak. “Bisa-bisa angkutan nanti mogok kerja. Yang rugi kan tetap saja penumpang,” ucapnya. (mus)
Tarif Angkutan Normal
Selasa 03-03-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 08-06-2026,17:35 WIB
Sejumlah SPPG di Kota Cirebon Berhenti Beroperasi, Distribusi MBG Terganggu
Senin 08-06-2026,17:30 WIB
5 Shio Penarik Rezeki Juni 2026, Peluang Cuan Datang Bertubi-tubi
Senin 08-06-2026,17:26 WIB
Sejumlah SPPG di Kota Cirebon Berhenti Beroperasi, Dana dari Pusat Terhambat Cair
Senin 08-06-2026,17:00 WIB
Firdaus, Pemuda Asal Indramayu Hilang di Probolinggo, Sempat Terdeteksi di Polsek Paiton
Senin 08-06-2026,19:01 WIB
BMKG Keluarkan Peringatan Rob Juni 2026, Pesisir Cirebon hingga Jakarta Berpotensi Terdampak
Terkini
Selasa 09-06-2026,16:48 WIB
Rezeki Mengalir Deras: Ramalan Shio Juni 2026, Uang dan Peluang Datang Bersamaan
Selasa 09-06-2026,16:32 WIB
Pendaftaran AHM Best Student Kembali Dibuka
Selasa 09-06-2026,16:00 WIB
Perkuat Stabilitas Nilai Tukar Rupiah, BI Naikan BI-Rate Jadi 5,50 Persen
Selasa 09-06-2026,15:34 WIB
Dr. Naeila Rifatil Muna Wakili UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada Konferensi Internasional di Malaysia
Selasa 09-06-2026,15:27 WIB