Incar Harta Karun Peninggalan Assyria BAGHDAD - Militan Negara Islam alias Islamic State (IS), dulu ISIS atau ISIL, kembali merusak situs arkeologi Iraq. Pada Kamis (5/3) kelompok radikal itu menghancurleburkan Kota Nimrud. Padahal, kota yang kaya artefak dan peninggalan Bangsa Assyria tersebut merupakan salah satu situs warisan dunia versi UNESCO. Pemerintah Provinsi Nineveh melaporkan bahwa militan sempalan Al Qaeda Iraq itu membuldoser bangunan-bangunan bersejarah yang umurnya lebih dari satu milenium. “Menggunakan kendaraan-kendaraan berat milik militer, militan membuldoser Kota Nimrud di wilayah utara Iraq,” terang pemerintah provinsi dalam pernyataan tertulisnya. Kementerian Pariwisata dan Benda Purbakala Iraq menyatakan bahwa ISIS sengaja menantang dunia. Buktinya, mereka tetap nekat merusak situs bersejarah di Negeri Seribu Satu Malam tersebut. “Lewat aksi terbarunya ini, kelompok militan tersebut tidak memedulikan seruan masyarakat internasional dan tidak mengindahkan rasa kemanusiaan,” terang jubir kementerian. Sayangnya, kementerian maupun pemerintah setempat tidak memiliki data lengkap tentang aksi vandalisme ISIS. Mereka juga belum bisa memperhitungkan parahnya kerusakan di Nimrud. Tetapi, diduga, kerusakan Nimrud lebih parah ketimbang Kota Mosul yang beberapa waktu lalu juga menjadi sasaran aksi kriminal ISIS. Sejak pekan lalu, menurut aparat, ISIS sudah sibuk memindahkan sejumlah truk ke Nimrud yang berjarak sekitar 30 kilometer di tenggara Mosul tersebut. Armada milik militer Iraq yang diambil paksa ISIS itu lah yang lantas menjadi sarana perusakan Nimrud. Beberapa saksi mata menyatakan bahwa kota kuno di tepi Sungai Tigris tersebut rusak parah. “Saya sangat kecewa. Kini semua hanya masalah waktu. Kita tunggu saja video (perusakan Nimrud, red). Ini sangat menyedihkan,” kata Abdulamir Hamdani, arkeolog Iraq dari Stony Brook University di Kota New York, Amerika Serikat (AS). Sebelum merusak situs bersejarah yang menjadi rumah patung-patung kolosal para dewa Bangsa Assyria itu, militan tersebut menyandera para penjaga. ISIS melarang para penjaga Nimrud memasuki situs yang pada masanya terkenal dengan sebutan permata Era Assyria itu. Selain patung-patung berukuran raksasa dengan wujud banteng bersayap, Nimrud menjadi lokasi penemuan 603 harta karun Assyria. Yakni, permata, emas, bermacam-macam batu mulia, dan berbagai ornamen antik lainnya. “Mereka tampaknya memang berniat menghancurkan situs-situs bersejarah Iraq satu per satu,” papar Hamdani tentang aksi ISIS. Setelah Mosul dan Nimrud, menurut dia, militan tersebut akan melanjutkan aksinya di Kota Hatra. Kota kuno yang konon berumur sekitar dua milenium itu juga masuk daftar situs warisan dunia versi UNESCO. Kuil-kuil cantik di sana mengawinkan budaya barat, helenistik dan Romawi. Seperti saat menghancurkan patung-patung kuno dan bangunan bersejarah di Mosul, kali ini ISIS juga beralasan menegakkan ajaran agamanya dengan membuldoser Nimrud. Sebab, patung-patung dewa tersebut rentan menjadi berhala. Maka, agar tidak menyesatkan masyarakat, mereka menghancurkan patung-patung itu dan kuil-kuil kuno serta artefak-artefak berharga lainnya. “Situs tersebut bisa menguak teka-teki yang membayangi awal lahirnya peradaban modern. Maka, hancurnya situs-situs bersejarah di Iraq ini benar-benar kami sayangkan,” tandas Suzanne Bott, direktur proyek konservasi peninggalan bersejarah di Iraq dan Afghanistan. Dosen ilmu arsitektur, perencanaan, dan arkeologi pada University of Arizona itu mengecam ISIS. Pernyataan senada dipaparkan Jack Green, kurator Oriental Institute Museum pada University of Chicago. Dia menyebut aksi brutal tersebut sebagai ancaman bagi para arkeolog dan sejarawan. Sebab, situs-situs di Iraq itu merupakan mata rantai penting dalam perkembangan sejarah dan peradaban manusia. (AP/AFP/BBC/hep/c20/ami)
ISIS Buldoser Kota Kuno Nimrud
Sabtu 07-03-2015,10:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 31-10-2026,11:50 WIB
Prediksi Susunan Pemain Persija Jakarta vs Dewa United di BRI Super League, Taisei Siap Tantang Rizky Ridho?
Sabtu 31-10-2026,18:29 WIB
Hasil Kualifikasi Moto3 Malaysia 2026: Veda Ega Pratama Start dari Baris Ketiga
Sabtu 31-10-2026,14:36 WIB
Tips Praktis Mencairkan Bunga Es Kulkas 1 Pintu Tanpa Merusak Evaporator
Sabtu 31-10-2026,22:00 WIB
Taisei Marukawa Cetak Gol Penentu, Persija Gagal Curi Poin dari Dewa United
Sabtu 31-10-2026,19:01 WIB
Banjir Rendam Jalan Depan SMAN 1 Lemahabang Cirebon, DPUTR Lakukan Normalisasi Saluran
Terkini
Minggu 01-11-2026,10:01 WIB
Pemkot Cirebon Raih Nominasi Program Literasi Keuangan Terbaik Tingkat Kota Nasional 2026
Minggu 01-11-2026,09:30 WIB
Tanamkan Nilai Keislaman Sejak Dini, Siswa RA Tahfiz Quran At-Taqwa Ikuti Manasik Haji
Minggu 01-11-2026,09:13 WIB
Hj Suharti, Pendiri Rumah Makan Suharti Meninggal Dunia, Apa Kaitannya dengan Mbok Berek?
Minggu 01-11-2026,09:06 WIB
Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda Terbongkar, Raffi Ahmad Ikut Minta Maaf
Minggu 01-11-2026,08:20 WIB