Anggaran untuk Kontingen Kota Cirebon Cuma Rp150 Juta CIREBON - Misi kontingen Kota Cirebon untuk mempertahankan prestasi di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Jawa Barat, nampaknya akan sulit diwujudkan. Kendalanya klasik yakni soal anggaran. Kontingen Kota Cirebon di O2SN kemungkinan besar tidak akan mendapatkan anggaran yang cukup untuk mendongkrak prestasi para atlet. Menurut informasi yang dihimpun Radar, sokongan anggaran untuk O2SN yang akan berlangsung di Purwakarta Mei mendatang sudah dipotong oleh kebutuhan anggaran pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkota) Cirebon 2014 yang digelar Desember tahun lalu. Saat dikonfirmasi, Kepala UPTD Pengembangan Olahraga Sekolah (Pors) Disdik Kota Cirebon, Dedeh Rosidah masih enggan blak-blakan soal anggaran. Dia sendiri mengaku belum tahu berapa anggaran yang akan dikucurkan Dinas Pendidikan (Disdik) untuk O2SN tahun ini. “Untuk saat ini saya belum bisa menjelaskan,” singkatnya. Sementara itu, sumber internal Dinas Pendidikan Kota Cirebon menjelaskan bahwa anggaran O2SN sebetulnya sudah dianggarkan dari APBD murni tahun ini. Namun, anggaran sebesar Rp400 juta itu sudah dipotong kebutuhan Popkota 2014 yang digelar bulan Desember sebesar Rp250 juta. Anggaran yang tersisa itu yang akan digunakan untuk kepentingan kontingen Kota Cirebon di O2SN tahun ini. “Anggaran itu masih harus dibagi tiga karena O2SN dibagi menjadi tiga kategori yaitu SD, SMP dan SMA,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya itu. Di sisi lain, Koordinator kontingen Kota Cirebon di O2SN tingkat Jawa Barat tahun 2015, Ikin Sahrikin mengungkapkan bahwa secara teknis para atlet sudah dipersiapkan oleh Klub Olahraga Pelajar (KOP) masing-masing. “Ada 13 KOP yang akan dilibatkan di O2SN tahun ini baik di tingkat SD, SMP dan SMA. Masing-masing KOP sudah mempersiapkan atlet terbaiknya. Secara teknis, kita siap untuk berjuang di O2SN,” katanya. Terkait kondisi anggaran yang terbilang minim, Ikin berharap Dinas Pendidikan memberikan kebijakan. Sebab, perjuangan atlet-atlet pelajar di O2SN telah terbukti menghasilkan prestasi yang menaikan gengsi daerah. “Kita tidak hanya menjual mimpi-mimpi, perjuangan anak-anak kita itu sudah terbukti. Di kelompok SD dan SMA, selama tiga tahun kita bertahan di peringkat dua klasemen dibawah Kota Bandung. Hanya kelompok SMP yang tahun lalu merosot ke peringkat lima,” bebernya. (ttr)
Misi Sulit di O2SN Purwakarta
Kamis 16-04-2015,10:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 16-06-2026,02:39 WIB
Heboh di Instagram, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Minta Maaf Usai Tuai Kontroversi
Senin 15-06-2026,16:22 WIB
Alasan Toyota Kijang Innova Tetap Jadi Raja Mobil Keluarga, Cek Daftar Harga Bekas di Bawah Rp200 Juta
Senin 15-06-2026,17:06 WIB
Mujur di Malam 1 Suro, 5 Weton Galih Jati Ditakdirkan Sukses Besar Menurut Primbon Jawa
Senin 15-06-2026,20:36 WIB
Jadwal Piala Dunia 2026 Malam Ini: Spanyol vs Tanjung Verde, Belgia dan Uruguay Siap Tempur
Selasa 16-06-2026,01:11 WIB
Dominan Sepanjang Laga, Spanyol Tetap Gagal Cetak Gol saat Hadapi Tanjung Verde
Terkini
Selasa 16-06-2026,15:34 WIB
Hari Jadi Cirebon ke-599, Momentum Menguatkan Persatuan dan Akselerasi Pembangunan
Selasa 16-06-2026,15:00 WIB
Pemkot Cirebon Gelar Ziarah dan Salat Berjamaah, Wujud Syukur di Hari Jadi ke-599
Selasa 16-06-2026,14:29 WIB
Kirab Budaya Pangeran Pulasaren Meriah, Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Wisata Pekalipan
Selasa 16-06-2026,14:27 WIB
Rupiah Kini Mata Uang Terkuat Asia, Dolar AS Melemah Usai Kabar Perdamaian AS-Iran
Selasa 16-06-2026,14:00 WIB