JAKARTA - Tarik ulur antara Kemenpora dengan PSSI untuk mengambil alih kepengurusan berujung saling klaim. Di satu sisi, Kemenpora menginginkan untuk melakukan take over pelaksanaan kompetisi sebagaimana dalam SK Menpora bernomor 01307 Tahun 2015 17 April lalu menjadi pedoman. Di sisi lain, PSSI yang baru saja menyelesaikan Kongres Luar BIasa (KLB) di Surabaya menghasilkan La Nyalla Mattallitti sebagai Ketua Umum baru PSSI untuk lima tahun ke depan. Mendapat tatangan dari pemerintah, PSSI melalui Tim Pembela Hukum mereka sudah mengajukan gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dengan nomor surat 001/LGLPTUN/IV/2015. \"Kami sudah mengajukan gugatan kepada Kemenpora di PTUN. Kapasitas kami sebagai tim pembela untuk menyelesaikan masalah dengan pemerintah, dalam hal ini Kemenpora,\" kata Togar Manahan Nero, Ketua Tim Pembela Hukum PSSI di Senayan kemarin sore (22/4). Bersama dua rekannya, Aristo Pengaribuan dan La Siya, tim Pembela Hukum PSSI berupaya agar Surat Keputusan Kemenpora terkait pembekuan PSSI bisa ditinjau ulang. \"Harapan kami jelas, agar SK segera ditarik, supaya roda kepengurusan PSSI yang baru bisa berjalan dengan lancar. Termasuk mengenai urusan kompetisi yang tengah tertunda,\" tegas Togar. Menurut dia, dalam situasi seperti ini, PSSI terus berupaya keras bisa segera menjalankan tugasnya tanpa disibukkan masalah seperti ini. \"Kami ingin buktikan di pengadilan, bahwa pasal-pasal yang disangkakann tidak benar, kami yakin menang gugatan di PTUN,\" terangnya. Aristo Pangaribuan, wakil tim pembela hokum PSSI yang mendaftarkan ke PTUN kemarin menjelaskan bahwa apa yang dilakukan pihaknya bukan dalam upaya pembangkangan terhadap Negara. \"Ini wajar, ketika ada yang dirugikan terhadap peraturan atau undang-undang yang ada,\" bebernya. \"Konteksnya adalah kami mengganggap penerbitan SK tersebut menerobos dan melanggar Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional (UU-SKN),\" lanjutnya. Nah, langkah membawa masalah ini ke PTUN dinilai Tim Pembela PSSI menjadi tepat. Karena bisa menguji rasio dan dasar hukum SK Kemenpora di PTUN. Sementara itu, Ketum PSSI, La Nyalla menyatakan bahwa urusan gugatan diserahkan penuh kepada tim hukum PSSI. \"Masih ada banyak masalah lain yang penting untuk diselesaikan dari pada gugatan tersebut,\" katanya. Kemarin, La Nyalla juga harus \"gigit jari\" lagi setelah kembali gagal bertemu dengan Menpora, Imam Nahrawi. \"Mungkin beliau sibuk, tetapi kami berusaha untuk bertemu Menpora untuk mempertanyakan SK tersebut. Mungkin besok akan kami coba lagi,\" lanjutnya. Di sisi lain, Gatot S Dewa Broto, Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora tadi malam ketika dikonfirmasi Jawa Pos menjelaskan bahwa Kemenpora menyambut santai langkah PSSI tersebut. Menurut Gatot, silakan saja PSSI melakukan gugatan ke PTUN. \"Itu hak mereka untuk melakukan gugatan. Kalau kami akan mengikuti saja alurnya,\" tegasnya. (nap/ko)
PSSI Yakin Menang di PTUN
Kamis 23-04-2015,10:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 14-09-2026,15:00 WIB
Pajak Progresif 2 Motor Atas Nama Sama: Begini Cara Hitung dan Tips Menghemat Pajak
Senin 14-09-2026,07:28 WIB
Budget 100 Juta Bisa Dapat Mobil Keluarga, Ini 10 Rekomendasi Mobil MPV Bekas Paling Layak Beli
Senin 14-09-2026,14:06 WIB
Ratu Raja Ilmiah Rosetina Wafat, Putri Sultan Kanoman Dimakamkan dengan Prosesi Adat Cirebon
Senin 14-09-2026,07:45 WIB
Ramalan Shio 15 September 2026, Beriku 4 Orang yang Dilimpahkan Keberuntungan dan Rezeki
Senin 14-09-2026,13:18 WIB
9 Tanaman Hias yang Dapat Mendatangkan Keberuntungan, Dipercaya Bawa Rezeki dan Hoki
Terkini
Selasa 15-09-2026,06:02 WIB
BPJS Kesehatan Menunggak? Ini Cara Bayar dan Mengaktifkan Kembali Kepesertaan
Selasa 15-09-2026,05:37 WIB
Innova Reborn 2016 Bekas Mulai Rp195 Jutaan, Diesel 2.4, 7 Penumpang, Irit hingga 18 km/l dan Torsi Besar
Selasa 15-09-2026,05:36 WIB
Daihatsu Sirion 2011 Masih Punya Tempat di Pasar Mobil Bekas, Mesin 1.3, 120 Nm, 15 Km/L dan Harga Bersahabat
Selasa 15-09-2026,05:35 WIB
TECNO MEGAPAD SE 2: Tablet Rp3 Jutaan yang Bisa Bantu Belajar dengan AI
Selasa 15-09-2026,05:34 WIB