KUNINGAN - Penggerebekan pabrik mi basah di RT 02/01 Desa Sindangsari Kecamatan Sindangagung oleh Polres Kuningan, Kamis lalu (7/5) membuat warga geger. Kecurigaan warga selama ini ternyata terbukti. “Sejak lama saya curiga dengan mi basah yang dijual di pasaran. Sebab, di beberapa daerah terbukti menggunakan formalin. Dan sekarang di Kuningan terbukti juga. Warga mengucapkan terima kasih kepapa polisi atas penggerebekan itu,” ucap Dwi Rachmayanti, salah seorang ibu rumah tangga kepada Radar, kemarin (8/5). Sementara itu, Kadisperindag Kuningan, Drs Agus Sade_li MPd melalui Kabid Perdagangan Erwin Erawan SE menyebutkan, sebelum ada penggerebekan oleh pihak kepolisian, pihaknya pekan lalu sudah mengambil contoh berbagai macam mi basah di pasar. Namun hasilnya menunggu pemeriksaan laboratorium karena tidak bisa disimpulkan secara sepihak. “Kami kan tidak langsung bisa menuduh karena mengedepankan asas praduga tak bersalah, meski secara kasat mata memang sudah curiga dengan mi tersebut. Namun, kalau belum dibuktikan secara medis, tentu sulit juga,” ucap Erwin. Dia menyebutkan, mi basah yang diambil cukup banyak dari beberapa pasar. Pihaknya pun mencatat merek mi tersebut secara komplit. Mengenai hasil dari laboratorium, lanjut dia, menunggu hari Senin pekan depan (11/5). “Sebenarnya, proses pemeriksaan tidak menunggu lama. Tapi makanan yang diperiksa itu bukan hanya mi, tapi banyak, mulai, bakso, daging ayam, naget, hingga makanan yang dicurigai menggunakan bahan pengawet,” tegasnya. “Senin akan saya umumkan mi yang menggunakan bahan pengawet. Kami mendukung langkah yang dilakukan kepolisian sehingga akan ada shock therapy kepada pengusaha mi di Kuningan,” jelas Erwin. Mengenai sanksi kepada pengusaha mi yang terbukti menggunakan bahan pengawet, maka akan dijerat sanksi sesuai dengan UU Perlindungan Kosumen Nomor 8 tahun 1999. Dalam pasal 62, sanksi bagi pelaku adalah dihukum dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau pidana denda paling banyak Rp2 miliar. Sebelumnya, diduga menggunakan bahan kimia jenis formalin, Kamis (7/5), sebuah gudang yang berlokasi di RT 02/ 01 Desa Sindangsari Kecamatan Sindangagung yang dijadikan tempat produksi mi digerebeg polisi. Saat penggrebekan ditemukan mi basah yang telah dibungkus oleh karung. Bukan hanya mi, namun juga ditemukan bahan kimia jenis formalin. Formalin yang bau menyengat itu diduga digunakan sebagai bahan pengawet mi. Menurut Kanit Turjawali Polres Kuningan, Aiptu E Sujana, pihaknya menduga adanya pembuatan mi dengan cara manual yang diduga menggunakan bahan kimia jenis formalin. “Saat melakukan peng_gerebekan, ternyata benar ditemukan bahan kimia formalin. Dengan bahan pengawet itu, mi tersebut bisa awet hingga satu bulan,” ucap dia. Dia menuturkan, gudang pabrik yang digunakan untuk memproduksi mi yang dimiliki oleh AG itu sudah beroperasi sejak tahun 1983. Untuk penyelidikan selanjutnya para pemilik dan karyawan diamankan oleh pihak Polres. Sementara barang bukti yang diamankan berupa enam karung mi basah yang siap dipasarkan. Mi tersebut total 300 kilogram atau masing-masing seberat 50 kilogram plus formalin. (mus)
Disperindag Tunggu Hasil Lab
Sabtu 09-05-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 30-09-2026,05:13 WIB
Panduan Membeli Mobil Bekas Suzuki Ertiga Gen 1, Kelebihan Mesin K14B Irit BBM, Kekurangan Cuma Ini
Rabu 30-09-2026,12:35 WIB
Cari Mobil Keluarga Murah? 5 Mobil Bekas Terjangkau Harga Rp80 Jutaan Ini Menarik untuk Dimiliki
Rabu 30-09-2026,08:22 WIB
FIFA ASEAN Cup 2026: John Herdman Dipecat Jika Indonesia Menang Lawan Bangladesh dengan Skor Tipis
Rabu 30-09-2026,07:25 WIB
Cara Memilih Toyota Rush G 2019 Bekas, Jangan Terpaku Harga Sebelum Cek Mesin, Bodi dan Dokumen
Rabu 30-09-2026,06:08 WIB
3 Syarat Timnas Indonesia Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Skenario Ini Jadi Pilihan Terbaik Garuda
Terkini
Kamis 01-10-2026,03:03 WIB
Usai Kasus Lapas Cibinong, DPRD Kuningan Sidak Lapas Kelas IIA, Ternyata Ini Hasilnya
Kamis 01-10-2026,02:01 WIB
Susunan Lengkap PBNU 2026-2031 Diumumkan, Gus Kikin Jadi Ketua Umum dan Gus Gudfan Sekjen
Rabu 30-09-2026,23:53 WIB
Gila! Desak Made Rita Cetak Rekor Asia, Emas Keempat Indonesia di Asian Games 2026
Rabu 30-09-2026,23:08 WIB
Rekomendasi Tanaman Indoor Minimalis yang Tidak Makan Banyak Ruang, Ini 6 Pilihan Cantiknya
Rabu 30-09-2026,23:06 WIB