KUNINGAN – Dualisme di tubuh PPP (Partai Persatuan Pembangunan) akhirnya mendapat pandangan dari kader bawah. Salah seorang Ketua PAC PPP yang identitasnya enggan disebutkan menyesalkan adanya dualisme tersebut. Dia merasa curiga ada pihak yang tengah mengadudombakan partai berlambang kakbah tersebut. “Pandangan saya sih dari PAC, dualisme ini karena ada pihak yang mengadudomba, memanfaatkan situasi. Ada pihak yang sedang berkuasa yang menginginkan hal itu. PPP kan partai lama yang di dalamnya terdapat banyak kiyai dan ulama. Salah satu cara untuk mengacaukannya ya dengan menjadikan dua kubu,” ungkapnya kemarin (19/5) seraya mewanti-wanti jangan mengorankan namanya. Sebagai salah satu ketua PAC, pihaknya akan mengikuti AD/ART. Muktamar yang dilangsungkan di Surabaya, menurut dia, tiba-tiba mendahului. Sementara Surya Darma Ali sendiri sebagai ketua lama belum menggelarnya. Sehingga pihaknya menduga terbentuknya dua kubu tersebut seperti suruhan. “Nah, untuk di daerah, kami juga akan memegang AD/ART. Yang diakui Pak Surya Darma Ali kan Djan Faridz. Apalagi hasil PTUN dimenangkan. Berarti kubu selain Djan Faridz ilegal dong. Keputusan PTUN itu kan bersifat mengikat dan final, meski ada banding karena ketidakpuasan,” ucapnya. Dia melanjutkan, banding tersebut menurutnya kurang pantas lantaran sama-sama satu partai. Islah yang paling bagus untuk seharusnya dipilih oleh semuanya. Bukan saling menyerang dan menghujat. Sebab tidak mencontohkan nilai-nilai Islami dimana di dalamnya banyak kiyai dan ulama. “Yang saya takutkan ketika di atas saling hujat, di bawah PPP takut ditinggalkan sama pemilih,” kata sumber itu. Untuk sementara, pihaknya akan mengikuti kubu Djan Faridz. Untuk H Solehudin MBA MM yang disebut-sebut sebagai ketua DPD PPP Kuningan, bagi dia, kubu Romi yang menggunakan istilah baru DPD yang dinilainya menyalahi aturan. Adanya nomenklatur DPD di tingkat kabupaten, menurutnya seperti persyaratan formalitas semata. “Biar terkesan ada kepengurusan, padahal orang-orangnya nggak jelas. Logikanya juga, kepengurusan di kabupaten itu kan diketahui oleh PAC yang merupakan pengurus kecamatan. Ini tiba-tiba muncul ada ketua DPD, darimana asalnya?” ucapnya. Untuk sekretariat partai di Jalan Raya Cilowa Kramatmulya, sumber ini menyebutkan, lantaran belum ada Muscab resmi, maka tetap diduduki oleh kepengurusan H Momon Suherman. Jika sekretariat tersebut diduduki oleh Solehudin, menurutnya tidak berhak karena ilegal. Menyikapi statemen H Uus Yusuf SE yang meminta agar Momon dan Solehudin jangan mengurus diri sendiri, pihaknya tidak sependapat. Dia mengatakan, PPP sebuah organisasi. Terlebih, sejauh ini dia memandang kepemimpinan Momon dirasakan oleh para PAC. “Kami perhatikan Pak Momon itu ada kontribusi ke bawah. Kalau ada yang bilang mengurus diri sendiri, saya kira itu hanya datang dari segelintir orang yang ingin menjatuhkan PPP,” tandasnya. Terpisah, Momon dan Solehudin belum mau memberikan tanggapan atas kisruh yang terjadi di daerahnya. Sementara Wakil Ketua I DPC PPP Kuningan, Maksum Madrohim hanya memberikan jawaban singkat. “Kalau masalah sekretariat, nunggu inkrah saja. Kita kan sama-sama PPP. Kalau Pak Solehudin mau ke sekretariat juga nggak apa-apa, kan masih warga PPP juga,” ujar Maksum tidak panjang lebar. (ded)
PPP Diduga Diadu domba
Rabu 20-05-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 08-06-2026,19:01 WIB
BMKG Keluarkan Peringatan Rob Juni 2026, Pesisir Cirebon hingga Jakarta Berpotensi Terdampak
Selasa 09-06-2026,09:18 WIB
Bersiaplah Menerima Keberuntungan Terbesar Hari Ini! 3 Shio Diprediksi Panen Rezeki pada 9 Juni 2026
Selasa 09-06-2026,02:01 WIB
Kabar Baik! Kuota Haji Indonesia 2027 Acuan Sementara Tetap 221 Ribu Jamaah
Senin 08-06-2026,20:01 WIB
Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden, Siap Perjuangkan Aspirasi Buruh dari Dalam Pemerintahan
Selasa 09-06-2026,08:00 WIB
Tanggul Sungai Cimanis Rusak Sejak 2021, DPRD Kabupaten Cirebon Desak Penanganan Permanen
Terkini
Selasa 09-06-2026,18:18 WIB
Sejumlah Wilayah di Kota Cirebon Mati Lampu, Ada Gangguan
Selasa 09-06-2026,18:09 WIB
Pelajar Ciayumajakuning Wajib Tahu! Lomba Cerpen BI Cirebon Ditutup 12 Juni 2026, Segera Kirim Karya Terbaikmu
Selasa 09-06-2026,17:25 WIB
Kecelakaan di Cipali Hari Ini, Satu Orang Meninggal Dunia
Selasa 09-06-2026,17:17 WIB
Tragis! Pemuda Cirebon Tertemper KA Harina Surabaya-Bandung di Jalur Rel Mundu
Selasa 09-06-2026,17:09 WIB