ELBASAN - Jika tak ingin malu di kandang sendiri pada gelaran EURO 2016 mendatang, Prancis harus segera berbenah. Dua kali kekalahan beruntun dalam sepekan tentu bukan hasil memuaskan bagi Les Bleus. Setelah kalah 3-4 melawan Belgia, Prancis kembali menelan kekalahan 0-1 dari Albania. Itu merupakan modal buruk bagi Prancis sebelum dijamu Portugal pada 4 September mendatang. Hasil tersebut merupakan kekalahan ketiga Prancis dalam empat pertandingan terakhir dan kali pertama mengalami kekalahan beruntun sejak Juni 2013. Kontan saja, kekalahan mengejutkan tersebut memicu amarah kapten tim, Patrice Evra. Seusai pertandingan, Evra terang-terangan mengkritik rekan setimnya. \"Ketika kamu bermain untuk negaramu, kesalahan mengontrol atau mengumpan adalah suatu hal yang wajar selama anda masih bermain dengan kebanggan, dengan hasrat,\" terang bek kiri andalan Juventus tersebut. Evra membandingkan penampilan timnya saat ini dengan Piala Dunia 2014 Brazil lalu. Bagi pemain 34 tahun tersebut. Performa skuad Les Bleus pada ajag empat tahunan tersebut mampu membawa kebangggan bagi orang Prancis. Kebanggaan dan hasrat pemain saat memakai jersey ayam jantan itulah yang kini dipertanyakan mantan pemain Manchester United. \"Berapa banyak pemain yang ingin berada di posisi kami? Kami bisa saja beralasan tentang panasnya Albania, namun itu mengurangi kebesaran kesebelasan ini EURO tinggal setahun lagi, kami harus lebih banyak bekerja dibanding bicara,\" terangnya. Melawan Albania Didier Deschamps merubah komposisi tim saat dibungkam 3-4 oleh Belgia. Tujuh starter berbeda diturunkan mantan pelatih Juventus dan AS Monaco itu. 27 gol yang disarangkan penyerang Lyon, Alexandre Lacazette pada gelaran Ligue 1 membuat Deschamps mempercayakan starter padanya. Tanpa kehadiran Paul Pogba yang terkendala faktor kebugaran, Prancis kesulitan mendominasi lini tengah. Meski begitu, Albania baru dapat menjebol gawang Hugo Iloris menjelang turun minum. Tendangan bebas Ergys Kace pada menit ke-43 tak dapat dibendung Iloris. \"Kami menghadapi lawan dengan determinasi tinggi dan lebih terorganisir. Saya sangat kecewa dan marah karena ini tanggung jawab saya dalam memilih pemain di lapangan. namun kami tak dapat menemukan celah,\" terang Deschamps. Di sisi lain, kemenangan melawan tim sekelas Prancis menjdai modal pening bagi Albania sebelum melakoni lanjutan kualifikasi Euro melawan Denmark pada September mendatang. Saat ini, Albania tengah berada di posisi ketiga grup I. (rif)
Kalah Lagi, Bikin Evra Meradang
Senin 15-06-2015,10:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 13-09-2026,05:00 WIB
Jangan Asal Cas HP, Ini 4 Kebiasaan yang Bantu Baterai Smartphone Lebih Awet
Minggu 13-09-2026,10:15 WIB
Vokalis MK9 Kanaya Whu Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker
Minggu 13-09-2026,06:01 WIB
5 Tren Digitalisasi UMKM 2026, Ada QRIS hingga AI yang Bisa Bantu Bisnis
Minggu 13-09-2026,02:01 WIB
Arti Letak Tahi Lalat di Wajah Menurut Primbon Jawa, dari Dahi hingga Dagu
Sabtu 12-09-2026,23:51 WIB
Tanaman Penyerap Bau dalam Ruangan, Pilihan Cantik dan Hemat Tempat untuk Rumah Minimalis
Terkini
Minggu 13-09-2026,18:42 WIB
Mau Rezeki Mengalir Deras? Rawat 7 Tanaman Hias Pembawa Hoki Menurut Feng Shui Ini di Rumah Sekarang Juga!
Minggu 13-09-2026,18:42 WIB
3 Faktor Kekalahan Persib Bandung Dari Persija Jakarta: Hilangnya Pemain Ini Bikin Persib Hilang Arah!
Minggu 13-09-2026,18:30 WIB
700 PPPK Kota Cirebon Diingatkan OJK: Waspada Pinjol Ilegal hingga Judol
Minggu 13-09-2026,18:08 WIB
BREAKING NEWS: Tower di Kelurahan Kesambi Tiba-tiba Ambruk, 2 Orang Jadi Korban
Minggu 13-09-2026,18:04 WIB