Operasi Pekat, Polres Sita 7.104 Botol Miras KANDANGHAUR– Sebagai upaya antisipasi warung remang-remang membandel dan tetap membuka usahanya di bulan Ramadan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Koramil dan Polsek Kangdanghaur menyegel puluhan warung remang-remang di sepanjang Jalur Pantura serta pesisir Pantai Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kamis (18/6). Di tempat terpisah, Polres Indramayu berhasil menyita 7.104 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan 4.332 liter tuak/ciu. Ribuan botol miras dan minuman tradisional bekadar alkohol tersebut kini damankan di Mapolres Indramayu. “Penutupan disertai penyegelan dilakukan menyusul diberlakukannya pelarangan membuka usaha bagi pemilik tempat hiburan malam, sesuai dengan edaran yang dikeluarkan oleh Forum Kordinasi Pimpinan Kecamatan Kandanghaur (FKPKK) dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan,” ujar Kapolsek Kandanghaur, Kompol Gustaf Sipayung SH, kepada Radar. Pantauan Radar, tidak ada perlawanan dari pemilik warem. Malah, sebagian besar penghuni bangunan liar yang berdiri diatas tanah negara tersebut sudah menutup usahanya dengan kesadaran sendiri. Namun demikian, aparat tidak lekas percaya. Sebelum menempelken surat imbauan, mereka tetap menggedor setiap warem untuk memberikan pemahaman dan peringatan secara lisan langsung kepada pemiliknya. “Mayoritas tidak berpenghuni. Tapi kita tidak mau lengah, setiap malam akan ada patroli rutin untuk memantau. Kalau ada yang nekat buka, kita tindak tegas,” tandas Gustaf. Pihaknya mengaku bersyukur, bila pemilik warem sadar dan bersedia menutup usahanya tanpa harus diminta. Tapi berkaca dari pengalaman sebelumnya, mereka biasanya akan kembali beroperasi ketika aparat lengah. Tokoh masyarakat Kecamatan Kandanghaur, Amin mendukung upaya yang dilakukan oleh FKPKK. Apalagi penutupan warem berdasarkan dorongan dari para tokoh ulama serta masyarakat yang resah. Pasalnya, keberadaan bangunan liar yang berdiri diatas tanah PU itu disinyalir seringkali dipergunakan para pekerja seks komersial (PSK) dan lelaki hidung belang untuk melakukan kegiatan prostitusi. Berkedok sebagai warung kopi, warem yang biasanya buka saat malam hari itu, seringkali dijadikan tempat transit para supir kendaraan berat sambil bercengkarama dengan kupu-kupu malam. “Keberadaan warem ini sudah merusak citra daerah. Bukan apa-apa, yang saya tahu para PSK ini kebanyakan berasal dari luar daerah. Ada yang dari Subang, Karawang, Cirebon, Sumedang dan beberapa diantaranya dari luar Kecamatan Kandanghaur. Jadi mayoritas pendatang,” ungkap dia. Terpisah, Camat Kandanghaur Iim Nrahim SSos MSi menegaskan, selain tempat hiburan, para pemilik rumah makan maupun restoran juga diminta untuk ikut menghormati kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa. Caranya dengan menutup tempat usahanya dan membukanya menjelang berbuka puasa. Di tempat terpisah, Kapolres Indramayu AKBP Wijonarko SIK MH, melalui Wakapolres Kompol Try Handoko Wijaya Putra menambahkan, terkait penyitaan ribuan botol miras dan tuak, merupakan hasil operasi pekat seluruh polsek di Kabupaten Indramayu. ”Operasi pekat dilakukan secara rutin, terutama menjelang bulan puasa,” ucapnya. Operasi pekat, kata dia, dilakukan karena banyak laporan masyarakat yang masuk terkait peredaran miras. Menindaklanjuti laporan itu, pihaknya memerintahkan ke seluruh polsek untuk menggelar operasi pekat. Menurut Try Handoko, minuman haram itu untuk selanjutnya akan dimusnahkan. Pihaknya juga berjanji akan melakukan tindakan tegas terhadap pedagang yang sengaja masih menjual minuman keras. Dikatakannya, operasi pekat juga untuk menekan angka kriminalitas. “Tidak hanya menyita, kami juga akan memberikan sanksi yang lebih agar mereka jera. Apalagi sekarang bulan puasa. Kami juga mengimbau kepada pemilik tempat hiburan selama bulan Ramadan untuk menutup usahanya. Mereka harus menghormati bulan puasa,” tegasnya, didampingi Kabag Humas AKP Ramuli T. (kho/kom)
Warem Pantura Disegel Aparat
Jumat 19-06-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 26-05-2026,09:31 WIB
Siswa Gagal Masuk Sekolah Maung Jangan Panik, Ini Skema dan Peluangnya di SPMB Jabar 2026
Selasa 26-05-2026,09:09 WIB
Furqon Mundur sebagai Kuasa Hukum Nashrudin Azis, Ada Kode Misterius di Ruang Sidang?
Selasa 26-05-2026,08:21 WIB
Alasan Toyota Agya Bekas Masih Diburu Pengguna: Ini Kelebihan, Tahun Terbaik, dan Tips Cek Mesin sebelum Beli
Selasa 26-05-2026,11:00 WIB
Dirut Perumda Tirta Jati Diisi Plt, DPRD Soroti Kesiapan Pemkab Cirebon
Selasa 26-05-2026,08:31 WIB
Persib Resmi Tunjuk Igor Tolic sebagai Pengganti Bojan Hodak, Era Baru Maung Bandung Dimulai
Terkini
Rabu 27-05-2026,06:03 WIB
Atlet Silat Kuningan Tampil Gemilang di Piala Pangdam Siliwangi, Bawa Pulang 4 Medali
Rabu 27-05-2026,05:06 WIB
Brigjen TNI Agus Bhakti Tinjau Yonif TP 839 Kuningan, Inilah Pesan Penting ke Prajurit
Rabu 27-05-2026,04:03 WIB
Jelang Iduladha 2026, KAI Cirebon Pastikan Jalur Kereta Aman dan Andal
Rabu 27-05-2026,02:05 WIB
Niat dan Tata Cara Salat Iduladha 2026 Lengkap dengan Waktu Pelaksanaannya
Selasa 26-05-2026,22:06 WIB