Pengelola Minta Satpol PP Menggelar Razia di Obyek Wisata KUNINGAN – Misi Kuningan MAS tampaknya masih kurang pas. Sebab, meski saat ini bulan Ramadan, namun di siang hari masih banyak yang tidak melaksanakna ibadah puasa. Terutama di tempat-tempat obyek wisata. Situasi ini membuat prihatin para pengelola obyek wisata. Meski mereka kerap menegur pengunjung yang tidak berpuasa di tempat umum, tapi hal tersebut tidak membuat jera pengunjung. Para pengelola sendiri, untuk malakukan tindakan yang lebih keras, merasa tidak ada kewenangan. “Saya sudah berusaha menegur mereka, tapi tetap saja membandel. Mungkin kalau Satpol PP sih mereka kapok,” ucap Asep Zulkarnaen, pengelola Hutan Kota Bungkrit dan Mayasih, Kamis lalu (25/6). Menurut dia, jika Satpol PP melakukan razia, maka akan ada efek jera bagi pengunjung. Wewenang pengelola, kata dia, hanya untuk melakukan tindakan asusila saja. Mudahnya mendapat makanan dan minum di minimarket, tuturnya, membuat pengunjung lebih leluasa. Kebanyakan mereka datang ke obyek wisata pada pagi hari, baik bergerombol maupun berpasangan. “Saya prihatin dengan kondisi seperti ini. Hal ini harus menjadi perhatian semua pihak. Bukan hanya Satpol PP yang melakukan razia, MUI pun harus melakukan tindakan nyata agar akhlak para generasi remaja menjadi benar,” ucapnya. Dia yakin, bukan hanya di Bungkrit dan Mayasih saja. Di obyek wisata lain pun sama. “Mereka datang pagi-pagi kemudian makan dan minum terus pulang,” terangnya. Sementara itu, Kasatpol PP Kuningan, Deni Hamdani SSos MSi berjanji akan melakukan razia ke obyek wisata. Masukan yang diterima ini akan menjadi pertimbangan dirinya. “Pasti kami akan razia. Selama ini kami fokus ke warung dan rumah makan dulu. Kami juga minta bantuan dari pengelola untuk melapor jika ada kejadian serupa,” ucapnya. Dari pantauan Radar, tempat obyek wisata memang tempat favorit untuk menunggu adzan maghrib. Namun, tidak sedikit dari mereka yang sengaja datang untuk makan dan minum. “Tindakan pengunjung tidak berpuasa tentu tidak menghargai yang berpuasa. Padahal, kebanyakan dari mereka adalah orang Islam. Tentu ini sangat memprihatinkan,” tutur salah seorang tokoh agama. (mus)
Banyak Pengunjung Tidak Puasa
Sabtu 27-06-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 29-07-2026,11:00 WIB
Kronologi ASN Kota Cirebon Dipecat Gara-gara Mangkir Kerja
Rabu 29-07-2026,18:06 WIB
Update Klasemen Sementara Piala Presiden Elite 2026: Persib Lolos ke Semifinal, Persija Tantang Port FC
Rabu 29-07-2026,17:01 WIB
Dapatkan Motor Listrik Polytron Fox 350 Dengan DP Ringan, Berikut Simulasi Cicilan Terendahnya Juga
Rabu 29-07-2026,13:00 WIB
Daftar Tablet RAM 8GB, Harga Terjangkau untuk Mahasiswa: Performa Lancar Tanpa Bikin Kantong Jebol
Rabu 29-07-2026,16:40 WIB
Dosen Hukum Soroti Penagihan Pajak Kota Cirebon, Cecep: Walikota Harus Paham Aturan
Terkini
Kamis 30-07-2026,10:00 WIB
Bupati Cup 2026 Kuningan Dimulai 1 Agustus, 32 Kecamatan Siap Berebut Gelar Juara
Kamis 30-07-2026,09:49 WIB
Krisis Air Bersih di Indramayu, 700 Lebih KK di Balongan Andalkan Pasokan Air Tangki
Kamis 30-07-2026,09:30 WIB
Kebakaran di Kuningan Hanguskan 2.100 Meter Persegi Lahan, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah
Kamis 30-07-2026,09:06 WIB
Daftar 6 Mobil SUV Bekas Murah Mulai 100 Jutaan, Desain Gagah, dan Nyaman Untuk Penggunaan Sehari-hari
Kamis 30-07-2026,08:48 WIB