KUNINGAN – Mekanisme penyaluran dana kompensasi untuk daerah tangkapan air (catchment area) oleh PDAM Tirta Kamuning mengalami perubahan. Jika sebelumnya ditransfer via bank, tahun ini diserahkan secara langsung. Bahkan besarannya pun naik dua kali lipat. Seperti yang terlihat kemarin (15/7) di Aula Desa/Kecamatan Darma. Kades Darma, Toto menerima secara langsung dana kompensasi sebagai daerah tangkapan air. Bahkan penyerahan tersebut disaksikan oleh BPD, LPM dan tokoh masyarakat setempat. Nominal yang sebelumnya hanya Rp15 juta, kini naik menjadi Rp30 juta. “Sebetulnya tiap tahun juga kita berikan kompensasi kepada desa-desa yang merupakan daerah catchment area. Bedanya, jika sebelumnya ditransfer, sekarang diserahkan langsung dengan disaksikan banyak elemen masyarakat desa lainnya,” terang Direktur PDAM Tirta Kamuning, Deni Erlanda SE. Mekanisme seperti itu, kata Deni, guna menunjukkan bahwa PDAM tidak apatis terhadap desa yang memiliki mata air. Desa tersebut berperan penting sebagai daerah tangkapan air yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap kebutuhan air masyarakat Kuningan. Selain itu, penyerahan secara langsung dapat meningkatkan hubungan emosional antara PDAM dengan masyarakat desa. Jajaran PDAM bisa bertegur sapa secara langsung dengan kades, perangkat desa, BPD, LPM dan tokoh masyarakat lainnya. Ini berbeda dengan penyerahan dengan cara transfer. “Kompensasi tersebut setelah masuk APBDes, silahkan mau dipergunakan untuk apa, terserah kebijakan dari pemerintah desanya,” ujar pria asal Desa Tinggar Kecamatan Kadugede itu. Desa Darma merupakan satu dari belasan desa lain yang tergolong catchment area. Desa-desa tersebut hendak diberikan dana kompensasi seperti halnya yang dialami Desa Darma. Total, desa yang akan mendapatkan kompensasi tersebut sebanyak 14 desa, termasuk Desa Darma. “Ada 14 desa di Kuningan yang menjadi daerah catchment area selama ini. Semuanya akan diberikan dana kompensasi. Kita awali untuk Desa Darma. Sedangkan 13 desa lainnya, nanti pasca Lebaran,” sebutnya. Sama dengan Desa Darma, 13 desa lainnya pun akan menerima dana kompensasi dengan nominal dua kali lipat. Sehingga total dana yang disiapkan untuk diberikan yakni senilai Rp244 juta. Jika nanti ada tambahan CSR, maka kemungkinan besar bakal diberikan lagi. “Yang jelas daerah catchment area harus diperhatikan. Siapa tahu nanti muncul desa-desa lain yang punya mata air, namun selama ini ditutup-tutupi,” pungkas Deni. (ded)
Kompensasi Catchment Area Naik Berlipat
Kamis 16-07-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 14-03-2026,23:15 WIB
Berkah Lebaran 2026, 20 Mobil Andi Rent Car Majalengka Ludes Disewa Pemudik
Minggu 15-03-2026,02:01 WIB
Ratusan Tukang Becak dan Sopir Angkot Cirebon Dapat Kompensasi Rp1,4 Juta Jelang Mudik Lebaran
Sabtu 14-03-2026,20:02 WIB
Heboh! Pria Lansia Ditemukan Meninggal di Trotoar Lampu Merah Rajawali Cirebon
Sabtu 14-03-2026,22:58 WIB
Kecelakaan di Dukupuntang Cirebon, Dua Motor Tabrak Mobil Misterius, Tiga Orang Terluka
Sabtu 14-03-2026,22:01 WIB
Jalan Poros Mundu–Greged Rusak Parah, Ujang Busthomi Turun Tangan Perbaiki
Terkini
Minggu 15-03-2026,17:19 WIB
Diskon Tarif Tol Mudik Lebaran 2026 Cikampek–Kalikangkung hingga 46 Persen, Cek Jadwalnya
Minggu 15-03-2026,16:02 WIB
Wujudkan Kepedulian terhadap Kesehatan Lansia, SANF Berbagi Kebahagiaan Ramadan lewat SANFull of Blessings
Minggu 15-03-2026,15:34 WIB
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Primaya Hospital Bekasi Barat Luncurkan Wellness Center ?
Minggu 15-03-2026,15:02 WIB
Cek Kesehatan Gratis dari PT S2P - PLTU Cilacap Dorong Edukasi Kesehatan Warga
Minggu 15-03-2026,14:35 WIB