Disperindag Kantongi Surat Pernyataan Pedagang Pasar Babakan SUMBER - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cirebon Erry Achmad Husaeri melakukan klarifikasi terhadap beredarnya kabar pungutan liar di Pasar Babakan, kemarin (3/8). Di hadapan awak media, Erry menunjukkan surat pernyataan yang telah ditandatangani para pedagang Pasar Babakan di atas materai. Surat pernyataan tersebut berisi proses pemindahan pedagang ke Pasar Babakan sesuai dengan ketentuan tanpa adanya jual-beli seperti yang dikabarkan. \"Para pedagang sudah membuat pernyataan kalau untuk menempati pasar ini tidak ada pungutan. Sebelum mereka menandatangani surat pernyataan ini, saya minta agar mereka (pedagang, red) membaca. Dan ternyata mereka semua bersedia menandatangani surat pernyataan ini,\" jelasnya, Senin (3/8). Artinya, kata Erry, para pedagang sendiri tidak membenarkan adanya pungutan di Pasar Babakan itu. \"Semua pedagang baik itu yang di kios, los atau lemprakan,\" sambung dia. Saat kabar ada pungutan di Pasar Babakan muncul, pihaknya langung melakukan klarifikasi. Namun, nama pedagang yang mengaku membayar untuk mendapatkan kios itu tidak ada di daftar nama pedagang di disperindag. \"Saya tidak menemukan nama pedagang yang komplen adanya pungutan itu. Kalau memang ada pegawai saya yang seperti itu, saya tidak akan tutup-tutupi. Akan saya tindak,\" jelasnya. Erry menjelskan, dalam ketentuan relokasi pedagang, tidak ada jual beli kios. Yang ada hanyalah biaya peminjaman kios atau lapak sebagai bentuk ikatan antara pengelola pasar dengan para pedagang. Nominalnya pun tidak mencapai jutaan rupiah atau bahkan Rp15-35 juta. \"Ini kan pasar milik pemerintah. Jadi untuk masyarakat dan tidak akan ada jual beli. Apalagi sampai Rp15-35 juta. Sampai sekarang saya tidak menemukan adanya pungutan itu. Dan bila ditambahkan pernyataan dari para pedagang, saya lebih yakin kalau pungutan liar ini tidak ada,\" tegasnya. Diberitakan sebelumnya, pengelola Pasar Babakan diduga melakukan pengutan liar pada para pedagang yang hendak menempati pasar tersebut. Tak tanggung-tanggung, pungutan tersebut berkisar Rp15-35 juta. (kmg)
Erry Tegaskan Tak Ada Pungutan
Selasa 04-08-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 21-03-2026,10:46 WIB
2 Terduga Maling Motor Babak Belur Dihajar Warga di Cirebon Saat Lebaran
Sabtu 21-03-2026,16:25 WIB
Identitas Pelaku Curanmor Babak Belur di Cirebon Terungkap, Ternyata
Sabtu 21-03-2026,07:34 WIB
Pesan Mendalam Idulfitri di Lemahabang: Antara Bahagia dan Sedih Tinggalkan Ramadan
Sabtu 21-03-2026,09:37 WIB
Salat Ied di Dusun Belah, Selajambe Kuningan Asri dan Khusyuk
Sabtu 21-03-2026,11:41 WIB
Resmi! 24 Pemain Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Ada Wajah Lama dan Baru
Terkini
Sabtu 21-03-2026,22:01 WIB
Arus Mudik Lokal Diprediksi Membludak H+1 Lebaran, Polisi Siapkan Strategi
Sabtu 21-03-2026,21:00 WIB
Resmi! Ini Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026
Sabtu 21-03-2026,20:01 WIB
Kapolres Cirebon Kota Pastikan Arus Mudik Aman, Mulai Fokus Pengamanan Arus Balik
Sabtu 21-03-2026,19:43 WIB
Arus Mudik Lebaran 2026 di Tol Cipali Melonjak 65,7 Persen, Arah Cirebon Padat Lancar
Sabtu 21-03-2026,19:03 WIB