BANDUNG - Kapten tim Persib Bandung, Atep tidak mempermasalahkan pembayaran dari manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) terhadap pemain yang dilakukan per pertandingan. “Sampai tanggal 15 kita dibayar per pertandingan dan kita menerima itu,\" ungkap Atep dijumpai pascamenjalani latihan, kemarin (4/8). Yang terpenting baginya adalah skuad kembali bisa berkumpul. \"Dapat berkumpul pun kami senang, apalagi ada pertandingan, apalagi ada pemasukan, itu sisi plusnya. Saat ini kebersamaan, kita ingin mempersiapkan tim lebih baik lagi,\" terang Atep. Atep mengungkapkan, PT PBB memberikan banyak pilihan terkait skema kontrak pemain. Namun belum diputuskan saat ini. \"Manajemen memberikan banyak pilihan, sampai saat ini belum diputuskan. Mudah-mudahan setelah tanggal 15 ada keputusan antara pemain dan manajemen. Kami tidak ingin ada yang dirugikan,\" katanya. Sebelumnya, Manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan pemain menjadi tanggungan pihak manajemen mulai 3 Agustus, itu sebagai persiapan Persib melawan Arema pada 11 Agustus nanti. \"Mulai sekarang tanggal 3 ditanggung perusahaan, kalaupun ada yang cedera juga. Konteksnya bukan kontrak, nanti kontrak tanggal 15 sambil menunggu wacana PIS (Piala Indonesia Satu),\" ungkap Umuh. Jika Piala Indonesia Satu yang belakangan kembali berubah nama menjadi Piala Presiden jadi digelar, kata Umuh, akan ada lagi sharing terkait kejelasan kontrak pemain. \"Kalau jadi, baru akan sharing lagi, apa kita kontrak selama pertandingan atau berdasarkan pendapatan dari Mahaka, yang penting tidak dirugikan, kalau ISL jadi baru kontrak seperti biasa,\" pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, Persib Bandung kembali berlatih pascapembubaran tim pada Mei lalu, Senin (3/8). Hampir seluruh pemain yang memperkuat Maung Bandung pada musim 2015 hadir dalam latihan perdana dalam rangka persiapan melawan Arema dan Piala Indonesia Satu (PIS). \"Semua konfirm untuk latihan, mereka masih punya hati untuk Persib dan menyatakan siap. Untuk Arema memenuhi undangan mereka,\" kata Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman. Pria yang akrab disapa Djanur menuturkan, mengenai kontrak pihak manajemen masih menunggu kepastian soal digelarnya Piala Indonesia Satu (PIS) 2015. \"Belum dibicarakan, karena memang manajemen menunggu kepastian yang pasti dari turnamen tersebut,\" ujarnya. (pra)
Tak Masalah Dibayar Per Pertandingan
Rabu 05-08-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 18-06-2026,17:02 WIB
Penjelasan PLN soal Pemadaman Listrik di Cirebon Hari Ini, Penyebab dan Wilayah Terdampak
Kamis 18-06-2026,10:43 WIB
Simulasi Kredit Yamaha MX King 150 Terbaru 2026, DP Mulai Rp3 Jutaan Cicilan Terjangkau Mulai Rp1 Jutaan
Kamis 18-06-2026,09:30 WIB
Fitur Andalan Yamaha MX King 150 2026, Motor Bebek Bertenaga dengan DNA Balap
Kamis 18-06-2026,16:45 WIB
Naturalisasi Gelombang 2 untuk Timnas Indonesia, Target PSSI dari Jerman dan Belanda Mulai Terungkap
Kamis 18-06-2026,14:04 WIB
Nashrudin Azis Dituntut 10 Tahun Penjara, Kasus Korupsi Gedung Setda Cirebon Masuk Babak Krusial
Terkini
Jumat 19-06-2026,08:50 WIB
5 Mobil Hatchback Bekas Mulai Rp70 Jutaan yang Masih Diburu, Irit BBM, Perawatan Murah & Nyaman Dipakai
Jumat 19-06-2026,08:34 WIB
Yang Terbaru dari Timnas: Wonderkid AZ Alkmaar Kirim Sinyal Naturalisasi, Peluang Duel Sesama Garuda
Jumat 19-06-2026,08:01 WIB
Indosat, Adobe, dan Kemenekraf Kolaborasi Dorong Kreator Indonesia Manfaatkan AI untuk Raup Peluang
Jumat 19-06-2026,07:38 WIB
Kanada Menggila! Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Jonathan David Cetak Hat-trick
Jumat 19-06-2026,07:00 WIB