JATITUJUH – Banyaknya kebutuhan air di musim kemarau, menjadi salah satu penyebab meningkatnya harga jual cabai. Salah satunya terjadi di Kecamatan Jatitujuh, harga cabai kini mencapai Rp80 ribu per kilogram. Hal itu diungkapkan salah seorang pedagang cabai di pasar Jatitujuh, Suparno. Dirinya membenarkan kenaikan harga akibat musim kemarau. Sehingga modal yang dikeluarkan petani bertambah, dan menjual hasil panen ke pasar dengan harga tinggi. “Terhitung untuk saat ini kami menjual cabai Rp80 ribu per kilogramnya. Walaupun sebelumnya hanya Rp40 ribu per kilogram,” ungkapnya. Sementara itu Rusmanto, salah petani cabai di Desa Pilangsari Kecamatan Jatitujuh mengungkapkan, penyebab kenaikan harga cabai bukan hanya karena kurangnya pasokan air tetapi para petani yang menanam di musim kemarau juga berkurang. “Kalau kemarau utuk menambah pasokan air, biasanya kita menggunakan pompa air berbahan bakar minyak dan itu tidak sedikit uang. Daripada rugi, kebanyakan para petani lebih memilih menanam tanaman lain yang tidak membutuhkan pasokan air yang banyak. Seperti kacang ijo, semangka dan lain-lain,” jelasnya. Dirinya menambahkan, berkurangnya petani yang menanam cabai di musim kemarau karena banyak yang mengalami kegagalan saat menanam. Sehingga tidak sedikit yang mengalami kerugian. “Akibat terik matahari sering membuat cabai kekurangan air, daunnya keriting, menguning dan buahnya kecil serta rawan terkena serangan hama,” pungkasnya. (bae)
Harga Cabai Tembus Rp80 Ribu
Kamis 20-08-2015,18:08 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 25-09-2026,00:30 WIB
Istri Dokter Ditemukan Tewas di Rumah Babakan Cirebon, Polisi Pasang Garis Polisi
Jumat 25-09-2026,08:24 WIB
Istri Dokter Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi Temukan Sejumlah Luka di Tubuh Korban
Jumat 25-09-2026,02:01 WIB
Belum Dieksekusi, Kuasa Hukum PT DKI Pertanyakan Sikap JPU Soal Vonis Saadi bin Sanding
Kamis 24-09-2026,21:01 WIB
Guguran Lava dan Awan Panas jadi Potensi Bahaya Gunung Merapi Terkini, Statusnya Siaga
Kamis 24-09-2026,22:01 WIB
Guruh Soekarno Putra Tak Sadarkan Diri, Keluarga Mohon Doa Masyarakat
Terkini
Jumat 25-09-2026,20:03 WIB
Aneh, Api Biru Muncul di Kawah Gunung Papandayan, Gejala Alam Biasa atau Pertanda Lain?
Jumat 25-09-2026,19:30 WIB
Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, MUI Minta Pelaku Usaha Segera Bersiap
Jumat 25-09-2026,19:00 WIB
Tak Ada Lagi Rebutan Material Bongkaran Sekolah, Disdik Kabupaten Cirebon Siapkan Aplikasi SiCebong
Jumat 25-09-2026,18:29 WIB
Polri Luncurkan STNK Digital dan Bayar Tilang Lewat Aplikasi, Begini Cara Kerjanya
Jumat 25-09-2026,18:00 WIB