Gelontorkan Dana Rp40 Miliar untuk Bangun Irigasi SUMBER – Hampir setiap tahun lahan pertanian di Kabupaten Cirebon mengalami kekeringan. Momok bagi petani tersebut masih berlangsung pada musim kemarau tahun ini. Namun, selepas itu kemungkinan bakal bisa teratasi. Pasalnya, akhir 2016 atau awal 2017 Waduk Jatigede yang ada di wilayah Kabupaten Sumedang akan beroperasi. Tentu saja hal ini disambut baik oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon. Melalui Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan (Distanbunakhut), disampaikan bahwa dengan suplai air dari Waduk Jatigede nanti, masa tanam kedua yang biasanya jatuh pada bulan April-Juli dipastikan aman dari kekeringan. “Kehadiran waduk Jatigede pengaruhnya sangat positif sekali, khususnya di musim tanam ke-II tahun 2016 yang biasanya masuk musim kemarau,” kata Sekretaris Distanbunakhut Kabupaten Cirebon Drs H Muhidin MM, kemarin. Sebab, jika hanya mengandalkan Bendungan Rentang Jatitujuh, kemampuan suplai airnya hanya mampu mengairi 2.500 hektare. Sementara, luas areal sawah yang ada di wilayah barat dan utara Kabupaten Cirebon dengan cakupan 13 kecamatan seluas 5.000 hektar. Sehingga, masih kurang separuhnya. “Dengan adanya suplai air dari Jatigede, mudah-mudahan bisa mengairi seluruh sawah di 13 kecamatan yang ada di wilayah barat Kabupaten Cirebon. Sehingga, bisa melakukan dua kali masa panen,” imbuhnya. Sebagai persiapan menyambut beroperasinya Waduk Jatigede, mantan Kabag Perlengkapan ini menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Cirebon sudah mendapatkan alokasi dana dari Kementerian Pertanian RI sebesar Rp16 miliar untuk membangun saluran irigasi tersier dan jalan usaha tani seluas 16 hektare sawah. Ditambah, dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pada APBD Perubahan 2015 sebesar Rp24 miliar. Sehingga totalnya Rp40 miliar. “Untuk dana dari kementerian sudah dilaksanakan pembangunannya, sementara dari DAK baru akan dilaksanakan pada bulan September,” bebernya. Perlu diketahui, Waduk Jatigede yang berlokasi di Kabupaten Sumedang akan menghadapi masa percobaan pengisian yang akan dilakukan pada (31/8) mendatang. Pengisian air ini direncanakan membutuhkan waktu satu tahun. Waduk ini akan menampung 1 miliar kubik air, yang akan dimanfaatkan unruk kepentingan irigasi seluas 90 ribu hektare, meliputi wilayah Kabupaten/Kota Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Sumedang. Kemudian, penyediaan air baku sebanyak 3.500 liter perdetik, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) 110 MW dan pengendalian banjir untuk lahan seluas 14 ribu hektar. (jun)
Jatigede Bantu Atasi Kekeringan
Jumat 21-08-2015,22:48 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,10:56 WIB
Wisata Cirebon Terbaru! Museum AI Lotus Sajikan Sejarah Pangeran Matangaji dengan Visual Modern
Minggu 22-03-2026,12:30 WIB
Wisata Cirebon Keraton Kasepuhan Ramai Saat Lebaran, Ini Daya Tariknya
Minggu 22-03-2026,21:27 WIB
Geger! Pria Ditemukan Tewas di Dasar Balong Kesenden Cirebon, Begini Kronologinya
Minggu 22-03-2026,13:30 WIB
Manchester United Siapkan Gebrakan Bursa Transfer 2026, Nasib Casemiro dan Carrick Jadi Sorotan
Minggu 22-03-2026,19:34 WIB
Tunjangan Guru Skema Baru 2026 Cair Bulanan, Lebih Pasti dan Bikin Tenang
Terkini
Senin 23-03-2026,10:00 WIB
Update Cipali Hari Ini: Arus Balik Mulai Terasa, Kendaraan Menuju Cirebon Menurun
Senin 23-03-2026,09:37 WIB
Veda Ega Tolak Alkohol di Podium Moto3 Brasil, Tuai Pujian dan Bikin Bangga Indonesia
Senin 23-03-2026,09:34 WIB
Yamaha Youth Community (Y2C) Bandung Perkuat Kebersamaan Lewat Iftar Member & CSR Berbagi Takjil
Senin 23-03-2026,09:00 WIB
Punya Rencana Riding Saat Libur Lebaran, Simak Tips Perawatan Sepeda Motor dari Yamaha
Senin 23-03-2026,07:51 WIB