LEUWIMUNDING – Setelah menunggu beberapa tahun, jembatan Pasir Endah di perbatasan Desa Mirat dengan Desa Leuwimunding akhirnya diperbaiki. Perbaikan jembatan tersebut bakal menelan anggaran yang fantastis yakni Rp1,9 miliar. Sejumlah masyarakat berharap agar perbaikan infrastruktur itu dikerjakan secara maksimal. Beberapa tahapan rehabilitasi jembatan penghubung dua desa tersebut sudah mulai dikerjakan. Dari papan proyek Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Kabupaten Majalengka, sumber dana rehabilitasi jembatan tersebut hasil dari PAD/DDL tahun anggaran 2015 dengan nilai kontrak Rp1.991.184.000 dengan waktu pelaksanaan selama kurun waktu tiga bulan. Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Leuwimunding, Irawan mengapresiasi perbaikan jembatan yang sudah digunakan sebagai jalur alternatif bagi masyarakat setempat sejak puluhan tahun lamanya. Namun semua pihak harus mengawasi rehabilitasi jembatan tersebut, khususnya terkait anggaran yang mencapai lebih dari Rp1,9 miliar. “Anggaran yang digelontorkan sangat besar, tentu harus sebanding dengan hasil pengerjaan. Masyarakat di wilayah kami sudah menunggu sangat lama agar jembatan segera diperbaiki instansi terkait,” tegasnya kepada Radar, Kamis (27/8). Menurut dia, sebelum mendapat perhatian serius dari Pemkab Majalengka, kondisi jembatan pasir Endah sangat memprihatinkan. Paling parah pada tahun 2015, sehingga tidak dapat diakses kendaraan bermotor. Sejak mengalami kerusakan jembatan itu pernah diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat, agar dapat dilalui sebagai akses transportasi warga. “Ketika jembatan ini mulai diruntuhkan, masyarakat khususnya Desa Mirat meminta material besi jembatan dikembalikan kepada warga mengingat sebelumnya diperbaiki secara swadaya,” paparnya. Dia berharap pihak rekanan betul-betul mengerjakan rehabilitasi jembatan itu dan tidak asal-asalan. Material bangunan harus sesuai spesifikasi kebutuhan supaya hasilnya juga maksimal. Masyarakat tidak menginginkan kalau rehabilitasi itu terkesan asal-asalan dan jembatan tidak bertahan lama. “Jangan sampai baru beberapa bulan kondisinya sudah mulai rusak lagi. Kami tidak menginginkan hal itu. Semua pihak dan tentunya masyarakat harus bersama-sama mengawasi pengerjaan rehabilitasi infrastruktur umum yang menjadi akses utama masyarakat di dua desa itu,” tegasnya. Hal senada diungkapkan Camat Leuwimunding, Ade Saepudin SSos. Camat berharap pengerjaan jembatan itu harus maksimal. Pasalnya, segala kerusakan infrastruktur jalan maupun jembatan di wilayah Leuwimunding tentu akan berdampak kepada perekonomian masyarakat. Namun imbas kerusakan maupun pengerjaan yang tidak maksimal bisa merembet ke pemerintah desa maupun kecamatan. “Untuk itu kami sangat berharap agar rehabilitasi jembatan itu sangat maksimal. Soal pengawasan memang yang lebih teknis yaitu bidang atau lembaganya, dalam hal ini Dinas BMCK Majalengka maupun UPTD BMCK,” tandasnya. (ono)
Jembatan Pasir Endah Telan Anggaran Rp1,9 M
Jumat 28-08-2015,17:21 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 17-03-2026,09:28 WIB
Catat! Jadwal One Way Nasional Mudik Lebaran 2026, Cek Skema dan Rutenya
Selasa 17-03-2026,15:16 WIB
ASTAGA, Wanita Korban Pembunuhan di Cirebon sedang Hamil 8 Bulan
Selasa 17-03-2026,11:56 WIB
Kasus Vina Cirebon: Mantan Mertua Asal China Temui KDM Sampaikan Hal Ini
Selasa 17-03-2026,13:26 WIB
Mutasi ASN Pemkab Cirebon: 115 Pejabat Resmi Dilantik, Ini Rinciannya
Selasa 17-03-2026,14:36 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Wanita di Tempat Kos Dukuh Semar Cirebon
Terkini
Rabu 18-03-2026,07:01 WIB
Penentuan 1 Syawal 1447 H, Kemenag Kota Cirebon Pantau Hilal di Gebang
Rabu 18-03-2026,06:01 WIB
19 Lokasi Sholat Idulfitri 2026 Muhammadiyah di Cirebon, Cek Titik Terdekat Anda
Rabu 18-03-2026,05:02 WIB
Siap-siap! One Way Nasional Arus Mudik Dimulai Pukul 12.00 WIB
Rabu 18-03-2026,04:31 WIB
MBG Libur Lebaran, Distribusi Bantuan Makanan Kembali 31 Maret 2026
Rabu 18-03-2026,04:03 WIB