Dari Hasil Drawing Europa League MONACO - Brendan Rodgers kembali ke mimpi buruknya tiga musim lalu dengan tanah Eropa Timur. Tepatnya Rusia. Sebab, pada Europa League 2015-2016 ini, Liverpool lagi-lagi keberuntungannya diuji klub dari Rusia. Bukan lagi Zenit St Petersburg, melainkan Rubin Kazan. Kepastian tersebut didapatkan Rodgers setelah proses drawing fase grup Europa League di Grimaldi Forum, Monako, tadi malam. Dalam pengundian tersebut, Liverpool yang berada di pot 2 tergabung dalam Grup B bersama Kazan, Girondins Bordeaux, dan FC Sion. Bukan hanya Liverpool, Tottenham Hotspur juga mengalami nasib serupa. Dinantikan tur yang melelahkan ke dataran mendekati Asia tersebut. Spurs masuk ke dalam Grup J dan diitunggu klub wakil Azerbaijan, Qarabag. Bersama Spurs dan Qarabag, ada Anderlecht dan AS Monaco. “Bisakah kami menjalani Europa League tahun ini tanpa harus tur ke Rusia?” Demikian bunyi judul salah satu media Liverpool, This Is Anfield, begitu hasil drawing Europa League diumumkan UEFA. Bukan persoalan perbedaan kualitas teknis antara klub Premier League dan Russian Premier League seperti Kazan. Melainkan ancaman dari kelelahan yang bisa saja berdampak pada performa tim. Dari delapan kali bentrok tim Inggris dan Rusia sejak musim 2010-2011, hanya sekali victory bisa didapat. Dua musim lalu Spurs mengalahkan Anzhi Makhachkala di Anzhi Arena dengan dua gol tanpa balas. Tujuh bentrok lainnya berakhir dengan tiga kali seri dan empat kekalahan dibawa pulang tim Inggris. Diberitakan BBC, untuk menjangkau Kazan, Jordan Henderson dkk dipaksa untuk menjalani penerbangan sejauh 2.500 mil, atau dengan perkiraan perjalanan udara selama antara lima hingga enam jam. Pun demikian dengan Spurs saat melawat ke Baku (homeground Qarabag). Jarak dari London menuju ke Baku sekitar 2.900 mil. Dengan kata lain, baik Liverpool ataupun Spurs dihadapkan dengan perjalanan lebih dari 5.000 mil untuk menjalani satu laga di Rusia dan Azerbaijan. Meski demikian, menurut pundit Liverpool Echo bernama James Pearce, menjalani laga dengan jarak jauh seperti di Rusia ini tidak akan berdampak signifikan bagi Liverpool. Dalam analisanya, Liverpool bisa melenggang dari fase grup asalkan mampu mengatasi dua laga dengan jarak dekatnya. Yaitu menghindari kekalahan dalam dua laga tandang lainnya, ke Prancis melawan Bordeauex dan ke Swiss menantang Sion. “Apabila gagal, maka walaupun dengan kedalaman skuad yang dimiliki Rodgers sekarang tidak akan mudah untuk membawa tim lolos ke babak 32 besar,” ulasnya. (ren)
Inggris Raya Melawan Lelah
Sabtu 29-08-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 18-06-2026,17:02 WIB
Penjelasan PLN soal Pemadaman Listrik di Cirebon Hari Ini, Penyebab dan Wilayah Terdampak
Jumat 19-06-2026,11:01 WIB
Hari Ini, Kota dan Kabupaten Cirebon Mati Lampu Lagi, WFH ASN Terganggu
Kamis 18-06-2026,17:26 WIB
Resmi! Institut Mahardika Berubah Jadi Universitas Insan Mahardika Cirebon, Ada 8 Prodi
Kamis 18-06-2026,20:03 WIB
Motor Matic Termurah untuk Mobilitas Harian, TVS Dazz 110 Dibanderol Rp10 Juta Dapat Kondisi Baru!
Kamis 18-06-2026,17:26 WIB
Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah Rp 100 Juta, Terkenal Bandel dan Bikin Tak Menyesal
Terkini
Jumat 19-06-2026,16:35 WIB
Daftar HP 2 Jutaan Terbaik 2026 Paling Worth It, Cocok untuk Gaming dan Harian
Jumat 19-06-2026,16:12 WIB
4 Shio Pembawa Rezeki untuk Keluarga, Naga hingga Ayam Diyakini Membawa Kemakmuran
Jumat 19-06-2026,16:02 WIB
DPRD Desak Pemkab Segera Terbitkan Perbup Pajak Mamin
Jumat 19-06-2026,15:55 WIB
Mahasiswa Trisakti Bergerak ke Tugu Reformasi, Lagu Darah Juang Menggema
Jumat 19-06-2026,15:33 WIB