CIREBON - Kepala Bidang Kepelatihan Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Cirebon Machmoed Irawan terkejut saat mengetahui atletnya, Hesti Suharno, berpindah kelas di Popnas XIII/2015. Menurut Irawan, Hesti merupakan taekwondoin kategori kumite dengan spesialisasi kelas under 46 kg. Namun, pada perhelatan Popnas 2015 yang berlangsung di Kota Bandung, Hesti dialihkan ke kelas 49 kg. Hal itu menurut Irawan bisa memengaruhi performa hesti saat bertarung. Sebab, selain harus menaikan bobot badan, di kelas 49 kg Hesti akan langsung berjumpa dengan taekwondoin peringkat sembilan Asia asal DKI Jakarta, Dia Putri Adinda Lubay. “Saya baru tahu Hesti naik ke kelas 49 kg seelah melihat bagan pertandingan yang dikirim panitia Popnas via email, beberapa hari lalu,” katanya, kemarin (16/9). “Posisi Hesti ditukar dengan taekwondoin Idramayu, Dhean Titania Fajrin. Ini mungkin strategi dari tim pelatih di Popda. Tapi saya melihat Hesti seperti dikorbankan. Sebab, di kelas 49 kg dia harus bertarung dengan lawan-lawan yang lebih tangguh ketimbang lawan-lawan di kelas under 46 kg,” imbuhnya. Selasa malam (15/9), Irawan menghubungi Hesti. Dalam percakapan via telpon tersebut, kepada Irawan, Hesti mengaku siap 100 persen. Hesti juga meminta Irawan memboyong kedua orang tuanya ke Bandung untuk menyaksikan langsung pertandingannya melawan Dia Putri Adinda Lubay yang akan berlangsung hari ini di GOR UIN Sunan Gunung Djati, Kota Bandung. “Kepada saya Hesti mengaku siap. Tapi dari nada suaranya, dia seperti merasakan ketegangan juga. Saat menyampaikan permintaan agar kedua orang tuanya diajak ke Bandung, Hesti seperti menahan tangis,” tutur Irawan. Untuk memenuhi permintaan atlet andalannya itu, Irawan memutuskan berangkat ke Bandung bersama orang tua Hesti, pagi ini. Dia Putri Ananda Lubay yang akan dihadapi Hesti pada pertandingan perdananya hari ini memang bukan taekwondoin sembarangan. Dia merupakan andalan Indonesia di kelas 49 kg putri. Pada 14 April 2015, Dia Putri Ananda Lubay meraih medali perak pada ajang Asian Junior Taekwondo Championship yang diselenggarakan di University of Taipei. “Hesti langsung bertemu lawan berat pada pertandingan pertama. Saya hanya bisa berdoa, mudah-mudahan Hesti dinaungi keberuntungan,” pungkas Irawan. (ttr)
Hesti Naik Kelas, Dapat lawan Lebih Berat
Kamis 17-09-2015,09:00 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 12-09-2026,18:05 WIB
Harga Bekas Lebih Ringan, Innova Zenix Q Hybrid Tetap Tawarkan 186 PS, Ottoman Elektrik dan Panoramic Roof
Sabtu 12-09-2026,18:05 WIB
Rekomendasi 8 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan, Tarik Energi Hoki untuk Hunian Lebih Asri
Sabtu 12-09-2026,18:04 WIB
Bukan Sekadar MPV Murah, Suzuki Ertiga GL 2017 Bekas Bawa 92 PS, BBM Irit, Kabin Lega dan AC Double Blower
Minggu 13-09-2026,05:00 WIB
Jangan Asal Cas HP, Ini 4 Kebiasaan yang Bantu Baterai Smartphone Lebih Awet
Minggu 13-09-2026,10:15 WIB
Vokalis MK9 Kanaya Whu Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker
Terkini
Minggu 13-09-2026,16:29 WIB
Cari Mobil Keluarga Rasa SUV? Xpander Cross Premium 2023 Punya 7 Kursi, CVT, Mesin 1.5L dan Fitur Lengkap
Minggu 13-09-2026,16:20 WIB
Road Race Kembali Menggelegar di Cirebon, Bupati Imron Kagum Lihat Pembalap Perempuan dan Rider 12 Tahun
Minggu 13-09-2026,16:01 WIB
Buang Sial Gantinya Didekati Nasib Baik & Hoki, Ini 5 Tanaman Hias untuk Depan Rumah Paling Dianjurkan
Minggu 13-09-2026,15:39 WIB
Lebih dari 10 Tahun Masih Layak Diburu, Honda City 2013 Bekas Punya Mesin 1.5 Liter, Airbag dan Fitur Modern
Minggu 13-09-2026,15:05 WIB