Ahmad: Harusnya Pengurus KONI Lama yang Mengajukan MAJALENGKA – Tidak masuknya dana pembinaan olahraga dalam Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) dibenarkan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Majalengka H Ahmad Suswanto MPd. Menurutnya, tidak masuknya dana pembinaan tersebut karena waktu pembahasan mepet. Dia juga menyayangkan luputnya dana pembinaan olahraga terebut dalam APBD-P mengkambinghitamkan kinerja Pemda, KONI, maupun DPRD dalam mengusulkan dan membahasnya. “Siapapun yang menjabat pengurus KONI, tidak akan bisa memaksakan anggaran ini dicantumkan dengan masa pembahasan yang mepet. Setidaknya untuk saat ini, karena saat pelantikan pengurus KONI yang baru waktunya berdekatan dengan penetapan APBD-P,” ungkapnya kemarin (28/9). Sedangkan dalam penganggaran dana bantuan hibah bagi pembinanaan olahraga mesti melalui proses pengajuan proposal dari tiap pengurus cabang (Pengcab) yang dikoordinasi oleh KONI, minimalnya satu tahun sebelum pembahasan anggaran atau paling tidak diajukan di tahun anggaran berjalan untuk anggaran perubahan. Misalnya jika ingin mengusulkan penganggaran dana pembinaan olahraga tahun 2015, pengajuan proposalnya dilakukan sejak tahun 2014 atau paling tidak jika di perubahan mesti diajukan beberapa bulan sebelum anggaran perubahan dibahas. Ahmad menegaskan jika Pengcab ingin dana pembinaan olahraga dianggarkan di APBD-P, mestinya pengajuan dilakukan beberapa bulan sebelumnya melalui pengurus KONI yang lama. Dirinya bisa saja memanfaatkan posisi sebagai Kadisporabudpar tanpa mengikuti prosedur permohonan proposal dari calon penerima dan calon lokasi (CPCL), namun dia tidak ingin menabrak prosedur dan tidak ingin menyalahi aturan. Saat proses pengajuan dana pembinaan ke dalam RAPBD-P 2015, dia menilai tidak seluruh pengcab mengusulkan proposal dana pembinaan olahraga sehingga tidak bisa diproses lebih lanjut. Padahal KONI berharap di APBD-P setidaknya dialokasikan dana pembinaan Rp1,5 miliar untuk 24 pengcab olahraga. Dia berpesan kepada pengcab olahraga agar menyiapkan diri dari sekarang untuk menyusun proposal permohonan pembinaan olahraga kepada Pemkab melalui KONI, guna dimasukkan ke dalam RAPBD murni tahun anggaran 2016 yang sebentar lagi bakal dibahas. Dia juga berharap jika nantinya dana pembinaan olahraga yang diterima KONI dan pengcab-pengcab jumlahnya bisa lebih besar. Hal itu guna meningkatkan prestasi dan kemajuan olahraga di Kabupaten Majalengka, sehingga bisa berprestasi di ajang yang lebih tinggi. Akibat tidak tercovernya dana pembinaan olahraga untuk KONI, maka di sisa waktu beberapa bulan berjalan tahun anggaran 2015 praktis pemerintah daerah belum bisa maksimal memberikan pembinaan terhadap pengcab. Kalaupun ada, pembinaan hanya kepada olahraga tingkat pelajar seperti di Popwil dan Popda. (azs)
Tidak Ada Proposal yang Masuk
Selasa 29-09-2015,12:53 WIB
Reporter : Harry Hidayat
Editor : Harry Hidayat
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 27-09-2026,16:29 WIB
8 Tanaman Hias Indoor yang Mudah Dirawat, Tahan Minim Cahaya, Hunian Makin Asri & Cocok di Berbagai Ruangan
Minggu 27-09-2026,19:00 WIB
Misteri Kematian Istri Dokter Cirebon, Puslabfor Turun Tangan Periksa Rumah di Babakan
Minggu 27-09-2026,12:30 WIB
Bukan Sekadar Model, 9 SUV Bekas Harga Rp130 Jutaan Punya Keunggulan Kapasitas, Mesin, Fitur dan Kenyamanan
Minggu 27-09-2026,14:32 WIB
6 Motor Listrik Paling Tangguh Buat Touring Jarak Jauh, Kecepatan Tinggi & Baterai Awet!
Minggu 27-09-2026,11:00 WIB
5 Fakta Menarik Timnas Indonesia VS Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Full Naturalisasi dan Tradisi Ditiadakan
Terkini
Senin 28-09-2026,10:01 WIB
Tragis! Pelajar SMKN 2 Cirebon Meninggal, Motor Terperosok Lubang
Senin 28-09-2026,10:01 WIB
George Edwin Sugiharto Ajak Siswa SMA Lestarikan Budaya Lokal Melalui Sapa Warga Berbasis Budaya
Senin 28-09-2026,09:49 WIB
Panduan Membeli Suzuki Ertiga Bekas: Rekomendasi Tahun Terbaik dan Nilai Investasinya
Senin 28-09-2026,09:35 WIB
Gapura Pecinan Cirebon Diresmikan, Jadi Penanda Wisata Sejarah dan Budaya
Senin 28-09-2026,09:20 WIB